TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Kodim 1301/Sangihe turut mendukung penyaluran bantuan Pemerintah melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada kelompok tani di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jumat (11/09/2026).
Kegiatan penyerahan secara simbolis tersebut berlangsung di Kompleks Pelabuhan Tahuna, Kelurahan Batulewehe, Kecamatan Tahuna Timur, dan merupakan bagian dari Program Nilai Tambah Daya Saing Industri melalui kegiatan Pengembangan Kawasan Tanaman Semusim dan Tahunan serta Pengembangan Kawasan Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Kodim 1301/Sangihe diwakili Kapten Inf Steven T. Yoseph selaku Pasi Pers Kodim 1301/Sangihe.
Turut hadir Ketua Kelompok Substansi Tanaman Rempah Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI Adi Cahyono, S.E., M.Sc., Bupati Kepulauan Sangihe Michael Tungari, S.E., M.M., Wakil Bupati Tendris Bulahari, Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Surya A. Muryanto, CTMP., CHRMP., serta unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah.
Bantuan Kementerian Pertanian tersebut secara keseluruhan diterima oleh 94 kelompok tani dengan 1.185 orang anggota penerima.
Program bantuan mencakup rehabilitasi tanaman pala seluas 200 hektare untuk 20 kelompok tani, perluasan tanaman pala 600 hektare untuk 45 kelompok tani, peremajaan tanaman pala 300 hektare untuk 19 kelompok tani, serta penataan tanaman sagu seluas 200 hektare bagi 10 kelompok tani.
Dukungan terhadap program tersebut merupakan bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendorong peningkatan produksi dan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Melalui bantuan tersebut, para petani diharapkan mampu meningkatkan pengelolaan komoditas unggulan daerah sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Kodim 1301/Sangihe juga terus mendukung berbagai program pemerintah yang berkaitan dengan sektor pertanian dan ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya bersama membangun kemandirian pangan di wilayah.
(Riko)












