Scroll untuk baca artikel
Berita TerbaruDaerahNusa UtaraPemerintahanSangiheSulawesi Utara

Bupati Sangihe Warning Pejabat Tak Berkinerja: Tak Performa, Siap Digeser!

165
×

Bupati Sangihe Warning Pejabat Tak Berkinerja: Tak Performa, Siap Digeser!

Sebarkan artikel ini
Bupati sangihe
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari

TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menegaskan, jabatan dalam pemerintahan bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah dan ruang untuk membuktikan kemampuan serta memberikan pengabdian kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Thungari saat menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah/janji pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Senin (05/10/2026) di Ruang Serba Guna Rumah Jabatan Bupati.

MANTOS

Dalam arahannya, Bupati meminta para pejabat yang baru dilantik menjaga integritas, membangun kinerja yang terukur, memperkuat pelayanan kepada masyarakat serta berani melakukan perubahan.

“Saya tidak membutuhkan pejabat yang hanya pantang menjalankan rutinitas. Saya membutuhkan pejabat yang jujur, berani mengambil keputusan, mampu menyelesaikan persoalan dan dapat dipercaya,” tegas Thungari.

Menurutnya, setiap keputusan, kebijakan dan tindakan pejabat harus ditempatkan dalam kerangka kepentingan masyarakat dan daerah. Jabatan merupakan delegasi kewenangan yang kehormatannya hanya dapat dipertahankan melalui integritas.

Thungari juga menekankan pentingnya kinerja nyata. Pejabat administrator diminta memastikan kebijakan pimpinan diterjemahkan menjadi program yang berjalan dan memberikan hasil, sementara pejabat pengawas harus memastikan pekerjaan dilaksanakan dengan benar, disiplin, tepat waktu dan sesuai standar.

“Saya lebih memilih pejabat yang sering tidak hadir di kantor, tetapi tugasnya selesai daripada dia tiap hari hadir, mengambil TPP, namun tidak ada yang dikerjakan,” ujarnya.

Ia meminta para pejabat memahami target organisasi, indikator kinerja, tugas bawahan serta hasil yang harus dicapai. Menurutnya, jangan sampai birokrasi terlalu sibuk dengan administrasi sementara masyarakat tidak merasakan perubahan.

Selain kinerja, Bupati mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk membangun budaya pelayanan yang cepat, responsif, disiplin dan solutif.

“Kita bekerja bukan untuk dilayani, kita ada untuk melayani,” katanya.

Thungari juga mendorong pejabat di lingkungan Pemkab Sangihe tidak takut melakukan perubahan. Digitalisasi pemerintahan, penyederhanaan proses kerja, pemanfaatan data, penguatan koordinasi serta peningkatan kualitas pelayanan disebut harus menjadi bagian dari budaya kerja birokrasi.

“Saya ingin setiap pejabat menjadi bagian dari perubahan, bukan menjadi bagian dari penghambat perubahan,” tegasnya.

Ia meminta jajaran Badan Pendapatan bekerja serius dan mampu menciptakan perubahan, khususnya dalam meningkatkan sektor pendapatan daerah.

“Badan Pendapatan memiliki tugas yang berat. Kalian orang-orang yang kami pilih untuk menciptakan perubahan, apalagi di sektor pendapatan,” ujarnya.

Bupati bahkan menegaskan akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja pejabat. Pejabat yang dinilai tidak mampu menunjukkan performa, khususnya pada perangkat daerah strategis, dapat dilakukan pergantian.

“Pejabat yang tidak perform di dinas-dinas, badan-badan yang penting akan segera kita geser,” tegasnya.

Thungari menyebut Badan Keuangan serta Badan Perencanaan, Riset dan Inovasi Daerah merupakan bagian penting dalam menopang jalannya organisasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Karena itu, perangkat daerah tersebut membutuhkan pejabat yang mampu bekerja serius dan menunjukkan kinerja masing-masing.

Ia juga mengingatkan pentingnya kerja sama lintas perangkat daerah. Menurutnya, persoalan pembangunan di Sangihe tidak dapat diselesaikan secara sektoral, sehingga diperlukan koordinasi dan kolaborasi.

“Jangan membangun ego sektoral. Kita boleh berbeda tugas, tetapi tujuan kita sama, yaitu mewujudkan Sangihe yang lebih sejahtera dan berbudaya,” katanya.

Di akhir arahannya, Bupati meminta para pejabat menjadi pemimpin yang hadir dan memahami kondisi lapangan. Pemimpin, katanya, tidak cukup hanya dengan tanda tangan dan disposisi, tetapi harus mengetahui persoalan bawahan, mendengar masyarakat dan mengambil keputusan berdasarkan data, aturan serta kepentingan publik.

Pelantikan tersebut, menurut Thungari, harus dimaknai sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Ia mengajak seluruh jajaran birokrasi menjalankan semangat “Muda Berkarya, Wujudkan Sangihe yang Lebih Sejahtera dan Berbudaya” melalui kerja nyata.

“Muda berkarya berarti berani berinovasi dan menghasilkan karya. Lebih sejahtera berarti memastikan pembangunan dan pelayanan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dan berbudaya berarti menjaga nilai etika, identitas serta karakter masyarakat Sangihe dalam setiap proses pembangunan,” pungkasnya.

Hadir dalam agenda tersebut Wakil Bupati Tendris Bulahari, Plt Sekretaris Daerah, Insan Pers serta peserta pelantikan.

(Riko)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado