MINSEL,MANADONEWS.CO.ID– Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo didampingi Dansecaba Rindam XIII/Merdeka Letkol Arm Johansyah memimpin upacara penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2026, Senin (26/10/2026) di Lapangan Upacara Secaba Rindam XIII/Merdeka, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.
Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, Kasdam membacakan amanat tertulis Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Anggit Exton Yustiawan yang menegaskan bahwa para lulusan kini telah resmi menjadi prajurit Bintara sejati bermental baja yang siap mengabdi di seluruh pelosok NKRI.
Dalam sambutannya tertulisnya, Pangdam menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada 70 Bintara muda yang telah berhasil menuntaskan pendidikan pertama keprajuritan dengan hasil yang baik dan menyandang pangkat Sersan Dua (Serda).
“Keberhasilan ini adalah bukti mental baja, semangat pantang menyerah, dan disiplin yang tinggi,” ujar Pangdam dalam amanat yang dibacakan oleh Kasdam XIII/Merdeka.
Pangdam juga memberikan penghormatan khusus kepada orang tua dan keluarga para prajurit. Ia menekankan bahwa di balik ketangguhan seorang prajurit TNI AD, ada pengorbanan besar yang luar biasa dari keluarga di rumah.
“Di balik setiap prajurit yang berdiri tegap hari ini, ada doa seorang ibu, keteguhan seorang ayah, dan pengorbanan sebuah keluarga. Terima kasih telah menyerahkan para putranya untuk menjadi milik bangsa dan rakyat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Pangdam juga menitipkan lima pesan penting yang harus dipegang teguh oleh para prajurit baru selama bertugas di lapangan. Pertama, memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI. Kedua, membangun kebanggaan sebagai Bintara AD yang profesional. Ketiga, terus belajar dan berlatih agar menjadi prajurit yang adaptif terhadap perubahan zaman. Keempat, menjalani tugas dengan disiplin serta tanggung jawab. Kelima, selalu setia kepada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia.
“Dunia dan medan tugas terus berubah, hanya prajurit yang adaptiflah yang mampu menjalankan tugas secara optimal. Bangsa, negara, dan rakyat Indonesia menanti darmabaktimu,” tambah Pangdam dalam amanat tertulisnya.
Tak lupa, ucapan terima kasih dan apresiasi juga dialamatkan kepada Danrindam XIII/Merdeka beserta jajaran staf, gumil, serta pelatih yang telah sukses mendidik para prajurit menjadi sosok yang tanggap, tanggon, dan trengginas. Pangdam juga menyampaikan permohonan maaf dan penghargaan kepada pemerintah daerah serta masyarakat sekitar daerah latihan atas dukungan dan pengertiannya selama jalannya masa pendidikan.
Untuk diketahui, setelah dilantik pada pendidikan tahap I ini, selanjutnya para Bintara remaja tersebut akan melanjutkan Pendidikan lanjutan tahap II yaitu Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri (Dikjurbaif) Abit Dikmaba If TNI AD Gelombang III selama dua bulan.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei, Wakil Bupati Minsel Theo Kawatu, para Asisten Kasdam dan Kabalak Kodam XIII/Merdeka, Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah XIII/Merdeka Ny. Trismi Wahyu Eko, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang X Rindam PD XIII/Merdeka Ny. Levina Wempi, para pengurus sejajaran PD XIII/Merdeka, serta tamu undangan. (Regina.TS)












