Berita TerbaruBerita UtamaDesaHukum & KriminalKomunitasPemerintahanPendidikanPolitikTotabuan

Komisi 3 DPRD Bolmong Pertanyakan Dugaan Paud Fiktif di Desa Motabang

×

Komisi 3 DPRD Bolmong Pertanyakan Dugaan Paud Fiktif di Desa Motabang

Sebarkan artikel ini

foto/ist

 

MANTOS

BOLMONG,MANADONEWS,-.Polemik yang terjadi terkait penyaluran BOP Paud senilai 1,8 Miliar di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) tidak ada habis-habisnya.

Setelah pada waktu sempat dihebohkan dengan dugaan intervensi oleh oknum pejabat Disdik Bolmong sehingga berujung dugaan makian kepada Anggota DPRD Bolmong.

Kali ini memasuki babak baru, dimana adanya dugaan Paud fiktif di Desa Motabang, Kecamatan Lolak. Ini terungkap pada hearing Komisi 3 dengan pihak Disdik beberapa waktu lalu.

Ketua Komisi 3 DPRD Bolmong Masri Daeng Masenge mempertanyakan keberadaan salah satu dari empat Paud yang ada kepada Kepala Seksi (Kasie) Paud Petronela Tutkey.

“ Coba ibu katakan, dimana lokasi keempat Paud ini yang tercatat di RKA ini. Karena ada salah satu yang ibu sebutkan tadi tidak ada di desa tersebut. Saya kebetulan tinggal disitu. Jadi saya tahu persis, keberadaan desa tersebut. Ketiga Paud yang ibu sebutkan itu memang ada, tetapi yang satu ini kami tidak tahu sama-sekali ” tanya Masri.

Baca Juga:  Mulai Oktober, Dibuka Penerbangan Langsung Manado ke Korsel, Hongkong, Taiwan dan Filipina

Dirinya menuturkan, untuk agenda hearing selanjutnya pihaknya akan mengundang pihak-pihak terkait agar supaya permasalahan yang selama ini dapat menemukan titik temu.

“ Yang pasti kami akan mengundang distributor, karena kami ingin memastikan isu pemotongan dari dinas yang sedang berkembang itu benar atau tidak. Setalah itu kami akan mengagendakan Kunjugan Kerja ke Jakarta di instnasi terkait dengan didampingi pihak Dinas Pendidikan Bolmong, entah pak Kadis atau ibu Petronela ” jelasnya

Wakil Ketua Komisi III Tony Tumbelaka menambahkan, jangan-jangan PAUD tersebut tidak ada namun hingga sekarang ini masih menerima BOP.

“Karna sudah kami telusir tidak ada PAUD yang ibu sebutkan itu di Desa Motabang itu, setahu kami Cuma tiga PAUD, kenapa di RKA ada empat. Karna beberapa fakta dilapangan yang saya dapat, ada PAUD yang ketika mengurus proses persyaratan untuk menerima bantuan, PAUD yang tidak ada siswa tersebut meminjam siswa di PAUD yang lain. Setelah itu di foto Kepala PAUD bersama siswa. Ini yang takutnya terjadi di Desa Motabang,” cecar Tumbelaka.

Baca Juga:  Tujuh Staf Khusus Resmi Dampingi Bupati Sangihe. Publik: Jangan Viral Lagi

Sementara itu, dari pantauan harian ini, Kasi PAUD Petronela Tutkey saat menjawab beberapa pertanyaan yang dilayangkan kedua Aleg ini terlihat kelabakan. Sesekali dia mengambil kertas yang berada di tasnya yang diletakan dibawah meja.

“Itu tidak benar, kami pastikan TK tersebut ada. Karena sebelumnya kami sudah membuat komitmen, jika PAUD tidak jalan dan menerima bantuan, uang tersebut harus dikembalikan,” kilahnya.

Ketika di konfirmasi usai hearing terkait nama PAUD sekaligus letak keberadaan TK yang dimaksud, Petronela beralasan dirinya sudah tidak memegang data.

“Saya sudah lupa namanya, saya tidak memegang berkas. Nanti saya lihat lagi berkasnya,” tandasnya.

Turut hadir dalam hearing, Kepala Disdik Bolmong Djafar Paputungan, Kepala Seksi (Kasi) PAUD Petronela Tutkey, Ketua Komisi III Masri Daeng Masenge, Wakil Ketua Komisi Tony Tumbelaka, beserta anggota komisi lainya.
( stvn )

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

ligaciputra

ligafinal

situs toto

indobet365

toto22

toto21

toto21