wawali saat membawakan sambutan.
Tomohon manadonews.co.id
Wali Kota Jimmy Feldie Eman SE Ak mengapresiasi seluruh pelaku pendidikan dan kebudayaan yang telah melakukan berbagai terobosan dengan mengembangkan pendidikan dan kebudayaan sehingga telah berperan aktif mencerdaskan kehidupan bangsa dan melestarikan keanekaragaman budaya, khususnya di Kota Tomohon.
Wali Kota Eman menyampaikan hal tersebut melalui Wakil Wali Kota (Wawali) Syerly Adelyn Sompotan saat menghadiri Gebyar Pendidikan Kota Tomohon Tahun 2018 di Auditorium Bukit Inspirasi Tomohon, Selasa (8/5).
Wali Kota Eman mengatakan, tema Hardiknas tahun ini adalah menguatkan pendidikan, memajukan kebudayaan.
Dengan pendidikan yang kuat dan berkebudayaan, lanjut dia, maka kehidupan bangsa yang kuat, sejahtera dan berkepribadian dapat tercapai. Hari Pendidikan Nasional kita rayakan sebagai hari kesadaran tentang pentingnya kualitas manusia.
“Segala capaian yang kita raih sebagai individu maupun sebagai bangsa tak lepas dari pendidikan. Memastikan setiap masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Tomohon untuk mendapatkan akses pendidikan yang bermutu sepanjang hidupnya, sama dengan memastikan kejayaan dan keberlangsungan bangsa Indonesia,” ujar Wawali.
Berbagai kebijakan dalam bidang pendidikan dan kebudayaan di Kota Tomohon telah berdampak secara sistematik terhadap peningkatan mutu dan kualitas baik siswa, pendidik dan tenaga kependidikan, serta pemangku kepentingan.
“Penguatan pendidikan yang berkarakter menjadi salah satu prioritas utama dalam pengembangan pendidikan di tengah-tengah arus digitalisasi yang semakin berkembang,” kata Wawali yang akrab juga disapa SAS.
Menurutnya, letak peradaban dan budaya bangsa serta budaya lokal terus disandingkan sebagai bentuk penegasan jati diri dan karakter anak bangsa.
“Kearifan lokal terus dikembangkan, diantaranya melalui penggunaan pakaian daerah dan budaya berbahasa Tombulu, dimulai dari lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah hingga ke seluruh PAUD, SD/MI dan SMP/MTS yang ada di Kota Tomohon yang dapat meluas secara menyeluruh ke lapisan masyarakat Kota Tomohon, program ini dikenal dengan “Ari Epat Endo Tumombulu,” tandasnya. (robby lumi)












