AIRMADIDI, MANADONEWS – Pembangunan mega proyek Waduk Kuwil-Kawangkoan Desa Kawangkoan Kecamatan Kalawat. Dalam pembangunan waduk ini banyak situs budaya terdapat di lokasi yaitu situs budaya Waruga. Hal ini, Dinas Pariwisata (Dispar) kabupaten Minahasa Utara (Minut) menfasilitasi pemindahan waruga dan disaksikan tokoh masysrakat adat serta tokoh masyarakat Desa Kuwil, Rabu (11/7/2018).
Kadis Pariwisata Minut, Theodora Luntungan SE MSi mengatakan, pemindahan waruga tahap dua ini terlebih dahulu dilakukan ibadah dan dihadiri oleh sejumlah instansi terkait berupa Balai Sungai, Dinas Pekerjaan Umum dan Balai Aerkologi. Ada 29 waruga dan 2 batu tumutoa yang akan dipindahkan.
“Dispar sebagai pembina budaya di Minut diberikan tugas oleh Bupati untuk memfasilitasi kegiatan pemindahan ini. Tahap pertama ada 48 waruga yang dipindahkan. DIlanjut saat ini dimana ada 29 waruga dan 2 batu tumutoa,” jelas Luntungan.
Dikatakan Luntungan, waruga yang akan dipindahkan ini dimana sesuai dengan kesepakatan bersama tokoh adat akan diletakkan di lokasi pertama yang telah terletaknya 48 waruga. Nantinya akan dipindahkan kembali jika sudah ada lokasi yang tepat sesuai keinginan dari tokoh adat.
“Pemindahan waruga ini bertujuan untuk memperlancar proyek nasional pembangunan waduk Kuwil-Kawangkoan yang sementara dikerjakan oleh pihak kontraktor. Kami siap menunjang program nasional untuk menunjang pariwisata, ketersediaan air baku dan pembangkit listrik di daerah ini,” tambah Luntungan.
Sementara itu, mewakili Balai Aerkologi Treis Rantung Mpd mengharapkan agar pemindahan ini bisa berjalan lancar dan sesuai bentuk aslinya. “Bentuk waruga jangan dirubah agar kedepan bisa dipelajari,” ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, mewakili Balai Wilayah Sungai Dan Damare, Camat Kalawat Herman Mengko, mewakili Dispar Sulut Sonny Sumual dan Kepala Bidang Pariwisata Dispar Minut Ferdy Tulong SSTPar.(aso)












