Proses pekerjaan
BOLMONG,MANADONEWS,-.Proyek pekerjaan pembuatan tanggul sungai di Desa Bolaang Kecamatan Bolaang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) diduga “Abal-Abal “. Hal ini seperti yang diutarakan ketua Lembaga Anti Korupsi (Lakri) Bolmong, Jemmy Mewoh.
Menurutnya, pekerjaan tersebut terindikasi tidak maksimal, karena dikerjakan dengan tidak mengantisipasi air sungai.
“Yah, mereka bekerja sementara air sungai berjalan terus. Otomatis semennya tidak mengendap dan hanya hanyut terbawa air. Pastinya pun volume bahan akan menggelembung dan campurannya tidak kuat,” ujar Mewoh, Sabtu (25/8) siang.
Pasir yang diduga bercampur tanah
Dirinya pun mempertanyakan terkait material yang digunakan dalam proyek tersebut, yakni pasir yang bercampur tanah.
“Saat kami mengecek dilapangan, ditemukan pasir yang bercampur tanah. Kamipun sudah mengambil sampelnya,” ungkapnya.
Atas permasalahan ini, pihak Lakri Bolmong berharap agar diusut, sehingga proyek yang dilakukan pemerintah daerah bisa optimal.
“Seharusnya pihak pelaksana memikirkan secara matang. Jangan mengejar target, tapi pekerjaannya asal jadi,” tutupnya.
(stvn)












