BOLMONG, MANADONEWS, – Jatunya Pesawat Lion Air Boeing 737 Max 8-JT610 di Tanjung Karawang, ternyata tak hanya meninggalkan duka yang mendalam bagi seluruh Rakyat Indonesia.
Selain merasa Prihatin, Pemuda Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) juga turut merasakan sedih yang mendalam atas musibah yang menimpah penumpang Pesawat Lion Air.
“Saya turut berbelasungkawa atas musibah jatunya pesawat Lion Air Boeing 737 Max 8-JT610 yang telah menelan banyak korban jiwa, semoga keluarga korban yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan, dan kekuatan dalam menghadapi tragedi naas tersebut”aku Ketua Pemuda Sinode GMIBM, Pnt. Maekel Moonik, S.Pd saat di mintai keterangan, Rabu (31/10).
Selanjutnya ia berharap Pemuda GMIBM dapat mendoakan para keluarga korban maupun petugas Basarnas dan petugas yang terkait lainya agar secepatnya menemukan seluruh mayat korban.
“Mari kita doakan agar seluruh mayat korban segera ditemukan”ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Pemuda Wilayah Bintauna, Pnt.Harman Tamasoleng, SIP
(Anggota Pemuda Sinode GMIBM), Dirinya turut merasakan prihatin yang mendalam bahkan ia pun mengajak seluruh pemuda Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) untuk mendoakan keluarga korban agar diberikan ketabahan untuk mengdapi musibah tersebut.
“Mari kita doakan bersama-sama, semoga keluarga korban mendapatkan ketabahan dan penghiburan dari Tuhan”ajaknya. (David)












