AgamaBerita TerbaruBerita UtamaSulawesi Utara

Perbuatan Nabi Nehemia jadi Contoh Sahih untuk Akhiri Pandemi Covid-19

×

Perbuatan Nabi Nehemia jadi Contoh Sahih untuk Akhiri Pandemi Covid-19

Sebarkan artikel ini
Doa Berkat


Manado – Umat Tuhan saat ini diperhadapkan dengan masalah besar yakni penyebaran pendemi Covid-19 (Corona).

Mengatasi masalah ini tak sekedar mengandalkan kekuatan dan kepintaran sendiri, tapi manusia harus mengandalkan Tuhan.

MANTOS

Demikian pula yang dilakukan Nabi Nehemia ketika akan membangun kembali tembok Yerusalem terus berdoa dan berpuasa.

Demikian khotbah Pdt. Welly Pudihang, STh, saat memimpin ibadah Minggu (3/5/2020) pagi, di jemaat GMIM Alfa-Omega Rumengkor, yang disiarkan secara langsung melalui live streaming Facebook dari gedung gereja.

Pembacaan alkitab, Nehemia 1: 1-11, dengan judul “Doa Nehemia bagi orang Israel”.

Dijelaskan Pendeta Welly Pudihang, Nehemia seorang Yahudi yang bertugas melayani Artahsastra, raja Persia. Salah-satu tugas Nehemia menyiapkan anggur.

Baca Juga:  Letkol Czi Nazarudin Turun Langsung ke Kampung Pindang, Pastikan Rencana Pembangunan Yon TP Berjalan Transparan dan Berpihak pada Masyarakat

“Nehemia menangis dan memutuskan berpuasa ketika mendengar bahwa orang Yahudi mengalami kesulitan dan kesukaran membangun tembok Yerusalem,” ujar Pendeta Pudihang.

Berkat doa dan puasa, Nehemia mendapatkan kepercayaan raja Artahsastra menjadi wali bagi Yehuda. Nehemia berdoa pemulihan terjadi atas bangsa dan tanah airnya.

“Atas kuasa Tuhan akhirnya raja memerintahkan untuk membangun kembali tembok kota. Padahal, sikap raja sebelumnya sebaliknya. Bukti, bahwa cara Tuhan tak bisa diselami akal manusia,” tukas Pendeta Pudihang.

Begitu pula yang di hadapi umat Tuhan. Wabah Corona Covid-19 berdampak pada segala aspek kehidupan. Kekuatiran dan ketakutan menyelimuti pikiran semua orang.

“Tidak ada kesulitan dapat diatasi tanpa doa dan puasa. Tokoh-tokoh alkitab sudah membuktikan,” terang Pendeta Pudihang.

Baca Juga:  Perkuat Benteng Pertahanan Bencana, DPRD Sulut ‘All Out’ Matangkan Ranperda Penanggulangan Bencana

Berpuasa, menurut Pendeta Pudihang, dapat dilakukan dengan berbagai cara salah-satunya dengan mengikuti imbauan pemerintah untuk physical distancing.

“Selama pendemi Covid-19 umat Tuhan melakukan puasa bepergian ke tempat ramai dan puasa lainnya. Semua dilakukan untuk mencegah penyebaran virus,” tandas Pendeta Welly Pudihang.

Di akhir khotbah, Pendeta Welly Pudihang, mengajak semua umat Kristiani berdoa dan berpuasa untuk Indonesia tercinta.

“Melalui doa dan puasa Tuhan Yesus akan mengakhir wabah Covid-19 dan mengembalikan aktivitas masyarakat seperti semula,” pungkas Pendeta Pudihang.

(YerryPalohoon)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP
Berita Terbaru

MANADO,MANADONEWS.CO.ID- Kodam XIII/Merdeka menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) evaluasi kinerja satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka tahun 2025. Rapim dipimpin langsung Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, Rabu (14/1/2026) di Ruang Yudha Makodam…

ligaciputra

ligafinal

situs toto

indobet365

toto22

toto21

toto21