Selamat, Tim Indonesia Tembus Final Piala Thomas 2016

Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi meluapkan kebahagiaannya usai mengalahkan pasangan Korea Selatan, yang mengantar Indonesia ke final Piala Thomas 2016, Jumat (20/5/2016). Foto: PBSI
Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi meluapkan kebahagiaannya usai mengalahkan pasangan Korea Selatan, yang mengantar Indonesia ke final Piala Thomas 2016, Jumat (20/5/2016). Foto: PBSI
Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi meluapkan kebahagiaannya usai mengalahkan pasangan Korea Selatan, yang mengantar Indonesia ke final Piala Thomas 2016, Jumat (20/5/2016). Foto: PBSI

KUNSHAN, MANADONEWS – Penantian panjang sejak 2010 lalu untuk melihat Tim Thomas Indonesia berlaga di final akhrinya terwujud. Hal tersebut ikut ditentukan oleh ganda kedua Indonesia Ricky Karanda/Angga Pratama yang menang 21-15 dan 21-18. Indonesia pun berhak melenggang ke final Piala Thomas dengan kemenangan 3-1 atas Korea Selatan.

Sementara itu di kubu Indonesia, hanya Jonatan Christie yang menyerah dari Son Wan Ho di partai pertama, sementara partai lainnya sukses dimenangkan. Ini adalah pertama kalinya Indonesia melaju ke final Piala Thomas sejak 2010 lalu di Malaysia. Kini Tim Indonesia menanti laga semifinal lainnya antara Malaysia dan Denmark.

Bacaan Lainnya

Di tiga partai sebelumnya Indonesia unggul 2-1 atas Korea Selatan. Bermain melawan ganda putra nomor empat dunia, Ricky/Angga justru mengambil inisiatif bermain agresif dan sering kali melancarkan serangan.

Kim Gi Jung/Kim Sa Rang hanya sempat unggul atas pasangan Indonesia di awal-awal game pertama, sebelum Ricky/Angga terus mengumpulkan angka beruntun. Ganda nomor 12 dunia ini kemudian unggul 8-4, dan 12-8 sebelum pasangan Korea Selatan sempat mengejar. Dari skor 12-10, pertandingan berjalan ketat hingga skor 18-15. Ricky/Angga kemudian tidak mau memberikan angin dan merebut tiga poin beruntun untuk menutup game pertama dengan 21-15.

Baca Juga:  Selain Menyuplai Air Bersih BPBD Bolmong Salurkan Bantuan Logistik di Poigar

Di game kedua, Ricky/Angga sempat unggul lebih dahulu dengan skor 5-2 sebelum Kim Gi Jung/Kim Sa Rang bermain ngotot dan sempat menipiskan selisih angka. Dari sana mereka melaju kencang dengan terus memberikan tekanan. Indonesia sempat lengah dan membuat Korsel mengejar angka menjadi 15-10, tapi lagi-lagi melalui pukulan smash bertubi-tubi Indonesia mendapatkan angka dan unggul 16-10.

Indonesia sempat unggul jauh 19-11, namun kemudian lengah sehingga membiarkan Kim Gi Jung/Kim Sa Rang merebut lima poin beruntun dan menjadikan kedudukan 19-16. Satu smash membuat Indonesia merebut match point 20-16, dan akhirnya Ricky/Angga merebut kemenangan 21-18.

Jonatan Christie yang tampil di partai pertama kalah 10-21 15-21 dari Son Wan Ho, sementara Moh. Ahsan/Hendra Setiawan menekuk ganda nomor satu dunia Lee Yong Dae/Yoo Yoon Seong 21-15 21-12.

Anthony Ginting yang menghadapi Lee Dong Keun bermain mengesankan dan merebut kemenangan dua game langsung 21-18 dan 21-18.

Trending Topic: #ThomasINABangkit

Keberhasilan Tim Thomas Indonesia meraih satu tempat final 2016 mendapat apresiasi tinggi. Keberhasilan itu disambut masyarakat Indonesia yang mayoritas pengagum bulu tangkis. Diselingi komentar beragam, yang rata-rata ingin melihat bulu tangkis Indonesia bisa merebut gelar juara di Piala Thomas 2016 setelah terakhir kali jadi yang terbaik pada tahun 2002 atau sekitar 14 tahun lalu.

Baca Juga:  Jokowi - Nguyen Xuan Phuc Sepakat Kerjasama Perdagangan Capai Target USD10 Miliar Tahun 2018

Hastag atau tanda pagar #ThomasINABangkit langsung jadi trending topic worldwide beberapa jam setelah pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi memberi tiket final. Hastag #ThomasINABangkit tersebut menjadi trending topic di Indonesia setelah digelorakan sebanyak 48.600 kali di Twitter. Sementara di trending topic worldwide, #ThomasINABangkit berada di posisi lima.

[CNN Indonesia | Sindonews]

Pos terkait