Pendemo Babak Belur, Sembel Kecam Arogansi Aparat Saat Unjuk Rasa GMKI di DPRD Manado

Satu satu korban arogansi petugas, mengalami luka serius di bagian batang hidung/
Satu satu korban arogansi petugas, mengalami luka serius di bagian batang hidung/

MANADO, MANADONEWS – Pemerhati sosial politik kemasyarakatn Paul Adrian Sembel sangat mengecam tindakan aparat kepolisian dan Sat Pol PP Kota Manado terhadap aksi damai GMKI Manado di DPRD Manado, Rabu (1/6) dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila.

Tindakan arogan petugas sehingga beberapa pendemo mengalami luka serius di bagian wajah, kepala dan memar di bagian tubuh, oleh Sembel sangat keterlaluan.

“Ini bukti kalau kebebasan berpendapat di Kota Manado terpasung,” tandas Sembel, Kamis (2/6).

Aksi main pukul aparat seperti itu, menurutnya, memang pantas untuk disoal sebab tidakan represif/kekerasan telah dilakoni oleh aparat yang justru harus menjadi pejaga keamanan dan kenyamanan saat adanya penyampaian aspirasi seperti ini.

Seharusnys sebagai aparat, kata Sembel, harus mengedepankan aspek pengamanan dan perlindungan, bukan sebaliknya mempertontonkan kekerasan.

“Tindakan aparat yang tidak simpatik begini harus dilawan” tegasnya.

Fik

Baca Juga:  Turun Hujan, "Jago Merah" Malah Beraksi di Ranomuut