Aset Pemkot Masih Bermasalah

 

MANADO,MANADO,NEWS- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Manado Bartje Assa, mengatakan aset bermasalah di Pemerintah Kota Manado akan menjadi isu strategis. Hal tersebut dalam rangka menyikapi usulan DPRD Manado dalam pembahasan bersama tim Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kota.

Menurut dia permasalahan aset perlu ditambahkan dalam RPJMD. Kemudian akan ditindak lanjuti setelah pembahasan bersama, dan tidak akan dijabarkan secara terperinci, hanya ringkasannya saja.

“Jika aset – aset tersebut ada konsekuensi dalam keuangan, seperti sertifikat tanah akan dituangkan dalam program tahunan yang mengacu pada RPJMD tersebut,”kata Bartje, Kemarin, di Kantor Wali Kota Manado.

Kemudian menurutnya, akan ada penjabaran jumlahnya berapa, apakah nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan daerah atau seperti apa nantinya. Hal tersebut akan diwujudnyatakan dalam proses penandatanganan Musrenbang atas kesepakatan bersama.

“Hasilnya akan diparipurnakan dan disahkan dalam bentuk perda setelah dikonsultasikan ke Pemprov,”katanya lagi.

RPJMD sendiri pada intinya memuat visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut dan Mor D Bastiaan dalam penyusunan program dan rencana kerja lima tahunan. Semua akan mengaju pada poin tersebut, seperti masalah aset lahan 16 persen, dan masalah lain yang perlu ditelusuri.

Baca Juga:  KEK Bitung Hasil Terobosan OD-SK Diyakini Jokowi Mampu Tingkatkan Perekonomian Sulut

“Datanya nanti akan kita sesuaikan dengan Organisasi Perangkat Daerah yang baru saja dibuat,”ucap Bartje.

Sementara itu Benny Parasan Ketua Pansus RPJMD meminta agar tim penyusun RPJMD menelusuri semua aset pemerintah kota yang bermasalah. “Ada banyak aset pemerintah kota yang belum jelas statusnya, termasuk lahan 16 persen,”kata Parasan.

Sementara itu Maikel Tumiwa STH warga Kota Manado mengatakan, pemerintah Kota dan DPRD tidak main – main membahas masalah RPJMD. Karena Ini berbicara masalah masa depan Kota Manado lima tahun kedepan.

“Jadi pihak eksekutif, dan legislatif yang terlibat dalam proses pembahasan RPJMD menseriusi hal ini. Karena RPJMD akan menentukan perencanaan pembangunan untuk masyarakat Kota Manado,”ujar Tumiwa.

Tumiwa mewakili masyarakat Kota Manado berharap pembahasan ini hingga ditetapkannya RPJMD menjadi Perda akan berdampak positif kepada masyarakat umum. (Onal Gampu)