Umat Muslim Gelar Sholad Ied Pemkot Sumbang Hewan Qurban

 

fb_img_1473667974483MANADO, MANADONEWS-– Shalad Ied dalam rangka memperingati hari raya Haji dan Qurban di Lapangan Sparta Tikala, Senin (13/9) pukul 06.30 berjalan khusyuk dan hikmat. Ratusan umat Muslim gabungan beberapa Masjid besar di Kecamatan Tikala dan Kecamatan Wenang, berbaur ditengah lapangan hijau depan Kantor Wali Kota Manado.

Matahari pagi yang mulai menyengat kulit, tidak menjadi penghalang mereka untuk beribadah. Dalam Khotbahnya Kotib Haji Muhamad Yusuf mantan Kakanwil Kementrian Agama mengatakan, Umat Muslim harus mencontohi Nabi Ibrahim yang dengan rela menyembelih anaknya untuk Allah.

“Hari ini adalah hari raya Haji dan Kurban, kesombongan arogansi terhadap kekuasaan harus kita tinggalkan,”ucap Muhamad.

Menurutnya umat Muslim diingatkan harus dekat dengan Allah, tidak boleh mengedepankan napsu duniawi. Seperti Nabi Ismail yang dengan rela menyembelih anak tunggalnya mengikuti perintah Allah.

“Dia menunjukan kecintaannya kepada Allah tanpa memperhitungkan konsekuensinya, kepada istri dan keluarganya,”ungkap Muhamad.

Lebih jauh katanya Nabi Ismail yang mendengarkan perintah Nabi Ibrahim yang selalu mengedepankan perintah Allah menunjukan bahwa harta benda segala yang kita cintai adalah duniawi dan sifatnya sesaat.

Baca Juga:  Stres Penyakit Lambung Akut,Warga Mitra Tewas Gantung Diri

“Hal tersebut terjadi di zaman yang modern seperti saat ini, dimana banyak manusia yang tenggelam dalam kegemerlapan dunia. Dan jangan sekali kali napsu dunia membuat kita terlena. Kepala Keluarga harus beriman memberikan contoh, dan itsri harus soleha. Tidak boleh menunjukan seberapa besar kekayaannya, melainkan seberapa besar kemauan untuk membantu mereka yang berkekurangan,”pintahnya

Sementara itu memaknai hari raya Haji dan Qurban hari ini, Kepala Stasiun LPP Radio TVRI Manado Syafarudin A Hasibuan mengatakan, ini adalah salah satu contoh ajaran agama yang mengambarkan perbuatan baik penuh pengorbanan dan keiklasan.

“Nabi Ismail dan Istrinya merupakan contoh, mereka berjiwa besar dan taat kepada Tuhan. Menerima perintahnya untuk menyembelih anak tercintanya sebagai bentuk kecintaan terhadap Allah Tuhannya,” ucap Hasibuan.

Diapun berpendapat semua agama yang ada, pengajarannya benar mengajarkan cinta kasih dan kebenaran. Hanya saja masih banyak yang salah menafsirkan apa itu perintah Allah, kemudian melaksanakannya secara menyimpang.

“Sulawesi Utara terkenal dengan kerukunan umat beragama, dan kita harus menjadi contoh. “Pungkasnya.

Baca Juga:  Persminsel Tahan Imbang Boltim FC

Sementara itu Pemerintah Kota melalui Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan Se ,SH,STH menyerahkan bantuan hewan qurban dimesjid Agung Awwal Fathul Mubien Kecamatan Tuminting.

(Onal Gampu)