Sekwan Bersaksi di Pengadilan Tipikor terkait Kasus Dana Asmara DPRD Bolmong T.A. 2013

  • Whatsapp
Penasehat Hukum Bobby Kaunang, SH mendampingi terdakwa, mengikuti jalannya persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari JPU/Foto: Manadonews
Penasehat Hukum Bobby Kaunang, SH mendampingi terdakwa, mengikuti jalannya persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari JPU/Foto: Manadonews
Penasehat Hukum Bobby Kaunang, SH mendampingi terdakwa, mengikuti jalannya persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari JPU/Foto: Manadonews

MANADO, MANADONEWS – Sidang dugaan penyelewengan dana Aspirasi Masyarakat (Asmara) pada kegiatan Reses tahap I, II dan III DPRD Bolmong T.A. 2013 dengan terdakwa  Vonny Theresia Sulaiman dan Alub Bugeg, keduanya sebagai PPTK, memasuki tahapan mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan pihak JPU.

Pada sidang yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Manado, Rabu – Kamis (19-20/10), menghadirkan 15 saksi dari keseluruhan 50 saksi.

Bacaan Lainnya

Salah satu saksi, yakni Sekretaris DPRD Bolmong Drs. Yahya Fasa selaku Pengguna Anggaran menjelaskan ketika BPK memeriksa barang dan jasa pada tahun 2014 atas kegiatan reses pimpinan dan anggota DPRD Bolmong T.A. 2013, terindikasi adanya kerugian daerah minimal sebesar Rp. 852.699.250.

Sekwan Yahya Fasa(paling kanan) saat memberikan kesaksian bersama lainnya/Foto: Manadonews
Sekwan Yahya Fasa(paling kanan) saat memberikan kesaksian bersama lainnya/Foto: Manadonews

Namun, lanjutnya, karena telah dilakukan penyetoran ke kas daerah sebesar Rp. 303.951.417. Sehingga masih terdapat sisa yang belum di setor ke kas daerah sebesar Rp. 548.747.833.

Atas temuan itu, kata Fasa, BPK merekomendasi kepada Bupati Bolmong agar memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku kepada PPTK, Pejabat Pengadaan dan Panitia Pemeriksa Barang yang tidak melaksanakan tugas serta kewajiban dalam pengelolaan keuangan daerah sesuai dengan ketentuan dan menginstruksikan Majelis Pertimbangan TP-TGR yang diketuai Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) dan Kepala Inspektorat selaku Sekretaris untuk segera memproses indikasi kerugian daerah sebesar Rp. 548.747.833.

Juga memerintahkan kepada 30 anggota DPRD yang menerima dana reses tahap I, II dan III T.A. 2013 segera menyetor ke kas daerah.

Atas rekomendasi BPK, menurut keterangan Sekwan, sisa TGR telah disetorkan semua ke kas daerah oleh ke- 30 anggota DPRD sesuai bukti penyetoran ke Bank Sulut Kabupaten Bolmong.

Baca Juga:  Kunjungi Bolmut, OD-SK Terima Gelar Adat Kehormatan

Pada sidang yang dipimpin Majelis Hakim Halijab Wali, SH, Nick Samara dan Wenny Nanda itu, kedua terdakwa didampingi Kuasa Hukum Bobby Kaunang, SH.

Sidang akan dilanjutkan masih dengan agenda mendengarkan keterangan para saksi lainnya.

Fik

 

Pos terkait