MASI Proyeksikan Petta jadi Pusat Perdagangan di Sangihe

  • Whatsapp
HR Makagansa menyampaikan rencana dirinya bersama Fransiskus Silangen di hadapan warga Tabukan Utara/Foto:AJ
HR Makagansa menyampaikan rencana dirinya bersama Fransiskus Silangen di hadapan warga Tabukan Utara/Foto:AJ
HR Makagansa menyampaikan rencana dirinya bersama Fransiskus Silangen di hadapan warga Tabukan Utara, Selasa (15/11)/Foto:AJ

TAHUNA, MANADONEWS – Kampanye terbatas Pasangan Calon (Paslon) Bupati – Wakil Bupati Sangihe HR Makagansa – Fransiscus Silangen (MaSi) di wilayah Tabukan Utara (Tabut), Selasa (15/11) kemarin membawa kabar gembira bagi seluruh elemen di wilayah itu.

MaSi menandaskan proyeksi mereka untuk menjadikan Petta sebagai pusat perdagangan di Sangihe.

Bacaan Lainnya

“Kami berencana untuk membangun Petta sehingga bisa menjadi pusat perdagangan di Sangihe,” ungkap Makagansa kepada manadonews, Rabu (16/11).

Guna mewujudkan rencana itu, jalur transportasi akan dikembangkan, sehingga arus perdagangan semakin meningkat.

Keterangan foto, Atas: calon Wakil Bupati Fransiscus Silangen menyampaikan visi dan misi di hadapan masyarakat. Bawah: Tokoh agama menyalami MASI/foto: AJ
Keterangan foto, Atas: calon Wakil Bupati Fransiscus Silangen menyampaikan visi dan misi di hadapan masyarakat. Bawah: Tokoh agama menyalami MASI/foto: AJ

“Nantinya akan ada kapal penumpang yang langsung PP Manado – Petta,” ujar Makagansa.

Selain peningkatan jalur transportasi laut, MaSi pun telah merencanakan meningkatkan jalur transportasi udara dengan menambah jadwal penerbangan Manado – Naha menjadi dua kali sehari.

“Itulah sebagian dari rencana saya dan pak Silangen untuk memajukan daerah yang sama – sama kita cintai ini,” tukas Makagansa.

Baca Juga:  Sidak Biro Pemhumas, Wagub Temui Karo dan Staf Sementara Briefing

Diketahui pada saat di Tabukan Utara, Selasa (15/11), selain turut menampilkan kader Moncong Putih dari Provinsi, kampanye dialogis MASI dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat luas.

YOUNGKY

Pos terkait