Wartawan dikeroyok di Puskemas,diduga ada keterlibatan oknum dokter

  • Whatsapp

SR saat menjukan menujukan luka di kakai.

Maelang manadonews.

Nasib naas dialami Steven Rapar SR (33) salah satu wartawan media online yang bertugas meliput di kabupaten bolmong. Dirinya menjadi korban pengeroyakan di puskesmas maelang, kecamatan sangtombolang, selasa (24/1).

Diduga oknum dokter terlibat dalam aksi pengeroyokan di puskemas tersebut.

Menurut penuturan korban, kejadiannya terjadi sekira pukul 18:30 wita.bermula saat korban pergi ke puskesmas maelang untuk bertemu dengan pacarnya yang juga tenaga pembantu di puskesmas tersebut. sampai di puskemas dia melihat pacarnya sedang adu mulut dengan oknum dokter tersebut.

“Saya tidak tahu sebab adu mulut tersebut, dia (oknum dokter) langsung menunjuk kearah saya  dan berkata, dia juga salah satu. Mereka yang berada di puskesmas langsung mengeroyok saya, dan kata pacar saya oknum dokter tersebut sempat mengarahkan pukulanya kearah saya yang sudah tak berdaya, “kata korban, kemarin.

Saksi mata berinisial AD pacar dari korban yang juga tenaga paramedis di puskemas tersebut mengatakan, dirinya sempat beradu mulut dengan oknum dokter tersebut karena pada waktu itu bukan jam piket saya.

Baca Juga:  Peringati HJK ke-76 Tahun 2021, Pangdam XIII/Merdeka Pimpin Ziarah ke Makam Tuanku Imam Bonjol

“Saya berani beradu mulut dengan dokter karena memang bukan saya yang piket, tetapi terus dia memarahi saya didepan banyak orang. Ketika pacar saya datang, langsung dia menunjuk kearah pacar saya dan mengatakan pacar saya juga. Entah tidak tahu maksud dan tujuan perkataan itu, para keluarga pasien langsung memukul pacar saya, dan saya melihat dokter itu juga memukul kearah pacar saya, “jelasnya.

Akibat dari pengeroyokan tersebut korban mengalami memar di pipi, kaki, serta tangan. Kamera yang biasa dipakai meliput rusak akibat kejadian tersebut.

Saat dikonfirmasi kapolsek Sangtombolang AKP Budimatoyo mengatakan, korban sudah melaporkan namun kejadian tersebut akan dilakukan penelusuran lebih dalam.

“Korban sudah melapor, rencananya besok akan dilaksanakan pemanggilan saksi, “jelasnya.

Terkait dengan adanya oknum dokter yang ikut dalam pengeroyokan tersebut, Budimayanto menegaskan akan dilakukan pengembangan.

“Nanti akan dilakukan pengembangan jika ada oknum tersebut yang ikut terlibat, “tutup budimantoyo.

(Steven)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *