Wali Kota Kunjungi Lokasi Kebakaran SMP Bunda Hati Kudus Woloan

  • Whatsapp
Wali Kota Tomohon Jimmy Eman kala meninjau lokasi kebakaran gedung sekolah SMP Katolik Bunda Hati Kudus Woloan.
Wali Kota Tomohon Jimmy Eman kala meninjau lokasi kebakaran gedung sekolah SMP Katolik Bunda Hati Kudus Woloan.

TOMOHON, MANADONEWS – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak, pada Selasa (21/2), meninjau lokasi kebakaran di SMP Katolik Bunda Hati Kudus di Kelurahan Woloan Dua Kecamatan Tomohon Barat. Wali Kota Tomohon dan jajarannya, bersama Pastor Frans Mandagi, Pr. dan Kepala SMP Katolik Bunda Hati Kudus Woloan Angkow Lucia, S.Pd. M.Si, meninjau dan melihat langsung ruangan-ruangan yang terbakar, yaitu tiga ruang kelas, satu ruang guru, dan satu ruang kantor.

Terkait musibah ini, Wali Kota mengatakan bahwa sebagai bentuk perhatian pemerintah maka Pemerintah Kota Tomohon akan memberikan bantuan berupa dana swakelola untuk pembangunan 2 Ruang Kelas Baru (RKB) dan renovasi 1 ruang kelas yang terkena dampak kebakaran.

Bacaan Lainnya

“Kami harapkan bantuan pemerintah ini akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan didukung oleh partisipasi aktif dari semua pihak, baik yayasan, sekolah, orang tua murid, bahkan umat dan masyarakat. Saya telah menginstruksikan kepada Perangkat Daerah terkait untuk segera berkoordinasi dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku, agar bantuan ini secepatnya dapat terealisasi sehingga kegiatan belajar mengajar di sekolah ini dapat berjalan normal kembali,” tandas Eman.

Baca Juga:  Pemkot Gelar Kegiatan Peningkatan Kemampuan Pekerja Sosial

Lanjut, Wali Kota Tomohon menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon untuk tetap waspada dan menghindari hal-hal atau tindakan yang dapat menimbulkan bahaya kebakaran.

“Sebagai pemerintah, saya mengajak seluruh warga masyarakat kota Tomohon untuk bersama-sama dan senantiasa mendoakan daerah tercinta kita ini sehingga dijauhkan dari segala bentuk bencana,” tukas Eman.

Atas perhatian Wali Kota, umat Katolik di Paroki Bunda Hati Kudus Woloan melalui pastor Frans Mandagi, Pr menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tomohon, khususnya Wali Kota Tomohon, yang sudah datang meninjau langsung lokasi kebakaran dan menyatakan akan memberikan bantuan berupa pembangunan ruang kelas baru dan renovasi gedung.

“Masyarakat terlebih khusus umat dan yayasan tentunya memberikan apresiasi yang tinggi atas komitmen pemerintah kota tomohon yang memberikan perhatian besar terhadap kemajuan dunia pendidikan,” ujar Mandagi.

Turut hadir mendampingi walikota dalam melakukan peninjauan, asisten I, asisten III, Kepala Dinas pendidikan dan Kebudayaan, kepala BPMPK, Kabag kesra, Kabag Humas dan protokol, camat tomohon barat dan lurah setempat.

Baca Juga:  Pro dan Kontra Soal Perppu Kebiri yang Disahkan Presiden Jokowi

Diketahui, kebakaran gedung sekolah SMP Katholik Bunda Hati Kudus tepatnya di Kelurahan Woloan II Lingkungan XI Kecamatan Tomohon Barat, terjadi pada Selasa (21/2), sekira pukul 00.30 wita. Menurut keterangan saksi Delfi Poluan (28), security RS. Gunung Maria, dirinya bersama teman-teman yang sedang menonton TV di rumahnya yang berjarak sekitar 30 meter dari TKP kebakaran (di belakang sekolah), Saksi kemudian melihat api yang berasal dari gedung sekolah, tepatnya dari ruang guru SMP Katholik Bunda Hati Kudus Woloan.

Melihat hal ini, saksi bersama teman-temannya langsung berinisiatif untuk memadamkan api yang pada saat itu sudah semakin membesar dan merembet ke ruang kepala sekolah, dengan menggunakan air dan peralatan seadanya. Namun karena cuaca berangin, api terus membesar dan merembet membakar ruangan lainnya, yaitu ruang kelas 8A dan 8B dan menghanguskan empat ruangan gedung sekolah yang merupakan bangunan permanen rangka atap kayu dan baja ringan.

Kendati bantuan dari petugas pemadam kebakaran Kota Tomohon datang untuk memadamkan api, namun akibat cuaca yang berangin kencang telah menyebabkan seluruh ruangan berserta isinya, antara lain meja, kursi, buku, dan peralatan elektronik, serta komputer, hangus terbakar dan hanya menyisakan dinding ruangan saja.

Baca Juga:  Rakor Penyusunan RKPD, Pemkot Tomohon Gunakan Aplikasi e-Proposal

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.30 wita, setelah Pemkot mengerahkan tiga unit Damkar dan satu unit Damkar dari Pertamina.

Sementara dari info yang diterima, sumber api berasal dari ruang guru SMP Katholik Bunda Hati Kudus Woloan, namun penyebab terjadinya kebakaran belum diketahui secara pasti dan masih dalam penyelidikan.

Fransiscus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *