Eman-Sompotan Sambangi Korban Fenomena Mata Air di Paslaten

  • Whatsapp
Wali Kota Tomohon dan rombongan saat menyambangi salah satu rumah warga yang terus menerus tergenang air, usai munculnya mata air didalam salah satu kamar di rumah tersebut.
Wali Kota Tomohon dan rombongan saat menyambangi salah satu rumah warga yang terus menerus tergenang air, usai munculnya mata air didalam salah satu kamar di rumah tersebut.

TOMOHON, MANADONEWS – Kejadian munculnya beberapa titik mata air di Kelurahan Paslaten Lingkungan Tujuh, yang mengakibatkan rumah dan halaman beberapa warga terus-menerus dipenuhi air, ternyata mendapat perhatian dari Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak.

Wali Kota Tomohon, didampingi Wakil Wali Kota Syerly A Sompotan, pada Jumat (24/2), menyambangi satu per satu lokasi terjadinya fenomena mata air yang timbul tersebut. Dalam peninjauannya tersebut, Eman menginstrusksikan beberapa langkah pokok yang harus diatasi.

Bacaan Lainnya

“Harus dimulai dengan pembuatan jalan air guna mengalirkannya ke saluran-saluran pembuangan sambil menanti hasil pemeriksaan,” ujar Eman.

Sementara itu, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon lainnya menggali informasi dan keterangan dari kelurahan. Dari hasil pantauan langsung tersebut, Emas langsung menginstruksikan instansi terkait untuk menjalankan fungsinya.

Baca Juga:  Selesai Pemilu, Sumendap Akan Rombak Kabinet

“Saat ini ada warga yang rumahnya digenangi air, salah satu anggota keluarganya yang sedang sakit. Dinas Kesehatan sudah harus turun meninjau langsung para warga sehingga bisa dilakukan penanganan dan tindakan pencegahan lainnya agar jangan sampai masyarakat yang lain terserang penyakit,” tandasnya.

Selain memberi bantuan hidup dasar bagi para kepala keluarga, dirinya sedang menyiapkan langkah lebih lanjut apabila harus melakukan evakuasi.

“Bantuan dari Dinas Sosial dan BPBD telah diberikan, tinggal kita mencari solusi terbaik untuk mengatasi ini,” katanya.

Dari penelusuran, lokasi tersebut dulunya memang terkenal dengan sumber air dan rata-rata setiap keluarga memiliki sumur. Namun terkait fenomena tersebut, penyebab utamanya masih sedang dipelajari.

“Diharapkan agar masyarakat bisa menjaga keadaan kesehatan namun tetap berkoordinasi dengan Lurah apabila terjadi sesuatu. Pihak kelurahan yang telah melakukan kerja bakti untuk bisa mengatasi sementara dengan membuat jalur aliran air ini patut diapresiasi,” tukasnya.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kasat Pol PP AKBP Nico Pangemanan, Kadispora Theo Paat, dan jajaran pemerintah lainnya, serta Lurah Paslaten Dua Alberd Mongi.

Baca Juga:  Kapolda Sambangi Tomohon, Eman Syukuri Sinergitas Yang Terus Terpelihara

Fransiscus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *