
Namun sayangnya lelang jabatan ini tampaknya kurang diminati. Itu bisa dilihat karena baru 11 orang pejabat eselon II yang mendaftarkan diri.
Hal itu dibenarkan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Minsel Drs. Ferdinand Roy Tiwa.
“Baru 11 orang pejabat eselon II yang mendaftarkan diri. Itu termasuk masih minim. Pasalnya pejabat yang mendaftarkan diri tidak sebanding dengan jumlah jabatan yang dilelang,” ujar Tiwa.
“Pendaftaran ini telah dibuka sejak pekan lalu dan akan ditutup tanggal 20/3 nanti. Jika sampai batas waktu pendaftaran jumlah pejabat yang mendaftar masih minim, akan ada tambahan waktu pendaftaran selama 5 hari,” jelas Tiwa.
Menurut Tiwa, lelang jabatan ini hanya berlaku untuk pejabat yang berada di lingkup Pemkab Minsel dan tidak menerima pendaftar dari luar Minsel.
(DArK)
Langsung ke konten












