Den Haag, MN – Suasana Hall Event Fokker Center Horfdorrp mendadak senyap begitu Lois Tangel Putri Pariwisata Indonesia keluar dengan balutan gaun Batik Minahasa. Para bule terlihat begitu mengagumi hasil karya anak negeri tersebut.
Di hari terakhir pelaksanaan Sulut Expo Nederland, Sabtu (25/3), kehadiran Wale Batik Minahasa karya rancangan Marselina Anggi menjadi kejutan. Sebelumnya, pada tanggal Kamis (23/3), Batik Minahasa juga telah mencuri perhatian saat ditampilkan di Tourism Trade Investment (TTI) Forum di KBRI Den Haag.
Para model yang tampil di antaranya Lois Tangel yang adalah Putri Pariwisata Indonesia, Sophy America dan Angel Lefrant seorang model profesional Belanda dan Charity De Chalone yang adalah runner up Miss Indonechis 2014.
Koleksi gaun Batik Minahasa yang ditampilkan di Negeri Oranye termasuk kategori Ready to Wear Deluxe yang berbahan dasar kain katun produksi Wale Batik Minahasa. Gaun tersebut ditampilkan dalam beberapa style seperti street style dan evening gown dengan perpaduan culture Indonesia yang dikemas secara modern.
Meski dikemas dengan begitu modern, gaun Batik Minahasa tetap memiliki unsur tradisional yang khas menunjukkan budaya Indonesia.
“Koleksi ini saya rancangkan untuk wanita yang aktif dan tetap ingin tampil trendy dalam balutan sebuah kain traditional,” tutur Marselina Anggi dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (27/3).
Siluet busana yang dipilih sederhana namun memiliki filosofi tersendiri bagi Marselina dengan mengangkat kain Batik Minahasa bermotif tarian Kabasaran. Ia ingin menyampaikan bahwa wanita adalah sosok yang sederhana tetapi memiliki kekuatan yang tidak kalah dengan seorang pria.
Saat Batik Minahasa Mengguncang Eropa











