Jakarta, MN –Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menegaskan kebebasan Publik itu tidak bisa lagi di kungkung oleh pemilik otoritas negara atau juga pasar.
“kebebasan itu mengorganisir dirinya melalui sesuatu yang lebih independen,” katanya di Gedung DPR RI, Selasa(2/5)
Menurutnya ada hari kebasan pers dunia bahkan sebenarnya yang dirayakan adalah munculnya struktur baru dalam industri di pers ini, memang bisa membuat pers itu bisa lebih independen, sebab berkali-kali menstrim media dikalahkan oleh dinamika sosial media, dan itu tidak boleh kita lupakan bahwa itu akan menjadi fakta di masa depan.
“Kalau pemilik media terus menerus bermain mata dengan intres group, pemilik kekuasaan bisa-bisa mereka tidak relevan di masa depan,” tukasnya seraya menambahkan karena dinamika kebebasan publik dengan pers-pers yang independen yang bisa dibuat sendiri.
“bekerja dengan uang pas-pasan dan mempertanggung jawabkan isi beritanya , jujur menulis bisa-bisa kalah yang besar-besar itu,” katanya. Persoalan tersebut bisa dilihat di negara maju termasuk di Indonesia, transaksi-transaksi dunia digital yang mencengangkan, tambahnya.
(Djamzu)












