Walikota GSVL Hadiri Pemakaman Pendeta Joppy Mamuaya di Langowan

Didampingi Istri Tercinta saat melayat di rumah duka almarhum Keluarga Mamuaya Palit, Langowan. Kabupaten Minahasa, Jumat (09/06) foto: (Ist)

MANADO, Manadonews — Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA menegaskan peranan Almarhum Pendeta (Amaritus) Joppy Mamuaya STh (91), semasa hidup telah meninggalkan kenangan yang baik bagi keluarga serta masyarakat.
Hal itu dikatakan Walikota GSVL saat menyampaikan sambutan di rumah duka almarhum Keluarga Mamuaya Palit, Langowan. Kabupaten Minahasa, Jumat (09/06) pagi tadi.
Menurutnya, bukti peranan Almarhum dalam keluarga ditandai dengan keberhasilan anak-anak almarhum yang bekerja untuk kepentingan masyarakat khususnya di Kota Manado. Apalagi, sebagai seorang pendeta, Almarhum selalu mendidik anak-anaknya dalam pengenalan takut akan Tuhan. “Saya mengajak keluarga besar Mamuaya Palit untuk bersyukur. Karena, semasa hidup Almarhum Pendeta (Amaritus) Joppy Mamuaya telah memberikan teladan yang baik bagi keluarga dan anak-anaknya. Ini yang menjadi kebanggaan keluarga dan kita semua. Apa yang baik yang telah diteladankan Almarhum dalam kehidupannya, akan menjadi motivasi bagi keluarga untuk melanjutkan hidup sepeninggal Almarhum,” ujar Walikota GSVL, yang mengaku mengenal baik Almarhum karena sang isteri yang juga Rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA) Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA, merupakan keponakan Almarhum. “Saya sangat mengenal baik Almarhum, karena saya juga adalah bagian dari keluarga Almarhum. Isteri saya adalah keponakan Almarhum. Kami sering ketemu dalam acara-acara keluarga sehingga banyak kenangan yang menjadi panutan bagi kami,” tukas Walikota GSVL. Menurut orang nomor satu di Manado itu, dalam membangun Kota Manado, dibutuhkan tiga pilar yakni pilar pertama pemerintah, kedua rohaniawan dan ketiga pers. “Saya tegaskan disini, semasa hidup Almarhum Pendeta (Amaritus) Joppy Mamuaya telah ikut menjadi pilar kedua dalam membangun Kota Manado. Karena, di Kota Manado ada tiga pilar yang ikut berperan, pilar pertama pemerintah, pilar kedua rohaniawan dan pilar ketiga pers,” tandasnya. Tampak hadir sejumlah pendeta dilingkungan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), diantaranya mantan Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt PM Tampi MTh yang juga personil Majelis Pertimbangan Sinode (MPS) GMIM, Pdt Boyke Mait STh, serta para Pendeta Amaritus lainnya.(Rocky)

Baca Juga:  Naikan NTP, Pemprov Sulut Siapkan Sistem Resi Gudang