Pilbup Minahasa, Sembel: Soliditas Terjaga Non Koalisi Langkah Bijak untuk Kewibawaan Partai

Paulus Sembel

MANADO, MANADONEWS – Berkembangnya konstelasi politik di tubuh PDI Perjuangan jelang Pilkada Minahasa tahun 2018 menurut pemerhati politik pemerintahan Paulus Sembel, sangat wajar.

Namun lanjutnya, jangan dilupakan kalau PDI Perjuangan punya strategi sendiri dan ada mekanisme merekrut calon untuk dipersiapkan dalam pertarungan politik.

“PDI Perjuangan ada parameter profesional dalam memilih, menetapkan dan memutuskan paket untuk dicalonkan sebagai kandidat dalam pilkada,” tukasnya kepada manadonews, Senin (17/7).

Selain parameter, imbuhnya, juga akan melihat kapasitas seseorang dalam partai serta geografi politik daerah (keterwakilan sub etnis atau dapil) sebagai lahan pertarungan nanti.

“Strategi awal, Partai akan melihat kondisi politiknya dulu, posisi PDI Perjuangan sebagai apa? Apakah akan mempertahankan/melanjutnya kekuasaan (petahana) atau merebut kekuasaan? Di Minahasa bagi PDI Perjuangan jelas akan mempertahankan kekuasaan sebab incumbent Bupati dari PDI Perjuangan,” ujarnya.

“Jika nantinya incumbent di SKkan sebagai calon, maka partai setidaknya akan berpikir untuk kelanjutan pemerintahan setelah selesai periode kedua kepemimpinan. Artinya posisi papan dua diharuskan figur internal atau bisa saja figur independen/birokrat yang berafiliasi psikologis dengan PDI Perjuangan (non koalisi),” katanya.

Varian lainnya menurut Sembel, bisa dari internal partai non incumbent dengan figur independen atau internal partai berpasangan dengan kader partai lain (koalisi).

“Catatan kritis saya di sini adalah Pilkada Minahasa, peluang PDI Perjuangan mempertahankan kekuasaan cukup besar asal soliditas partai tetap terjaga. Belajarlah pada kasus Minut, Manado, Tomohon dan Sangihe. Jika soliditas partai tetap terjaga sampai pada pelaksanaan pemilihan, maka non koalisi adalah langkah bijak untuk kewibawaan partai,” tandasnya.

Ia pun mengingatkan khusus di Sulut yang jelas keputusan final ada pada Olly Dondonkambey(OD) sebagai ketua DPD yang juga petinggi DPP.

“Jadi keputusan akhir bukan dari pihak lain,” pungkasnya.

Baca Juga:  Hadiri Undangan di Tiga Desa, M2P Sosialisasikan Warna Kertas Suara Pemilu

Fik