Diduga Memaki Aleg Bolmong,Oknum PNS Ini Bakal Dipolisikan

suny dampi

 

 


BOLMONG,MANADONEWS,-.Sikap yang tidak patut dicontohi dilakukan oleh salah satu oknum PNS di Lingkup Dinas Pendidikan (Disdik) Bolaang Mongondow (Bolmong),yang diduga campur tangan dan mengintervensi dengan memaksa sejumlah Kepala Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terkait anggaran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) sebesar Rp.‎1,8 miliar.

Hal ini dialami sejumlah wartawan saat meminta klarifikasi ke Dinas Pendidikan Bolmong melalui Kepala Seksi (Kasi) PAUD, Pertronela Tutkey akan tetapi dirinya tidak menerima pemberitaan sebelumnya, dan dengan emosi Tutkey mengeluarkan kalimat tidak menyenangkan dan memaki Anggota Legislatif (Aleg) yang menerima laporan tersebut.

“Mana itu Sunni pe nomor itu dia, mentang-mentang orang di kampung mo baku gate bagitu (Mana nomornya Sunni itu, sudah satu kampung menyangkutkan masalah itu), mentang-mentang anggota dewan kurang ajar bagitu (Sudah menjabat anggota dewan sudah kurang ajar) dia yang memuat saya di koran soal ‎intervensi anggaran BOP,” ungkap ‎Tutkey dengan emosi dihadapan sejumlah Wartawan, Selasa (29/8/2017).

Menanggapi, Hal tersebut Legislator DPRD Bolmong,Sunni J Dampi menyayangkan sikap Kasi Paud ‎Pertronela Tutkey tersebut, menurutnya memang ada indikasi intervensi ke kepala yayasan PAUD soal anggaran Rp1,8. “Nantinya saya akan konsultasi ke pimpinan daerah, kenapa harus mengeluarkan kalimat memaki, saya juga tidak hanya asal ngomong karena intervensi campur tangan dan pengadaan alat peraga untuk murid Paud itu, memang dilaporkan ke saya,” kata Dampi.

Baca Juga:  Pejabat Eselon 3 dan Fungsional Diskominfo Sulut Tandatangani Pakta Integritas Bebas KKN

Dijelaskan, bahwa dirinya Aleg dari Dapil lima Dumoga dan laporan itu juga pantas untuk diperjuangkan, sebab DPRD selaku pengawas eksekutif. “Masalah ini juga bisa berlanjut, jika konsultasi dengan pimpinan mengharuskan pencemaran nama baik ini dilaporkan ke pihak berwajib,” tegasnya.

Ditambahkanya, selaku legislator DPRD Bolmong dirinya akan terus perjuangkan masalah kerakyatan. “Kalau sudah seperti ini apa dilaporkan kami harus perjuangkan, dan kami tidak main-main dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,”
( stvn )

Pos terkait