Terima Tawaran AG, Ketua LSM LAKI Jadi “Papa Angkat”

  • Whatsapp
Ketua LSM LAKI Firdaus Mokodompit didmampingi Haris Pratama pihak Arta Graha Pusat, saat menunjukkan surat perjanjian dirinya sebagai Pengawas dari Bank
Arta Graha kepada warga Poigar. Foto : MN

MANADO, MANADONEWS – Salah satu LSM anti korupsi yakni LAKI Sulut yang diketuai putra daerah Bolaang Mongondow Firdaus Mokodompit saat ini berbalik arah dari pelapor menjadi mitra dengan posisi sebagai pengawas untuk KUR Arta Graha. Sabtu, 28/10/2017.

Hal ini menjadi sorotan warga luar daerah Bolmong yang mengikuti persis berita kisruh KUR waktu lalu.

“Ini sama saja kalah ganti namanya, kami tau dia (LAKI-red) adalah sebagai pelapor, ternyata akhirnya jadi papa angkat juga, apa yang diperjuangkan disini?,” Ujar Frans Manoppo, yang menjabat sebagai ketua umum disalah satu organisasi perguruan bela diri Kateda Celebes Indonesia.

Lanjut Frans, dirinya tau berita ini karena pernah mendatangi Bank AG beberapa waktu lalu saat demo warga, “Saat itu saya sangat bersimpati karena hari gini masih ada orang yang mau membela hak warga kecil, namun dengan menggantikan posisi papa angkat sebelumnya, sepertinya LAKI telah kehilangan jati dirinya juga arah tujuan awal, sepertinya loh ya, mudah-mudahan saya keliru, saya minta maaf sekali lagi, tapi dalam hemat saya, saat ini beringasnya tuntutan saat itu sudah pudar, semoga bukan karena telah menggantikan Ko Hanny,” bebernya saat ditemui dilapangan Sparta Tikala setelah upacara Hari Sumpah Pemuda.

Baca Juga:  Tiga Komisi Dewan Kota Sepakat Tolak Gojek

Masih dengan Frans, dirinya pribadi sangat menyayangkan ketika Pemuda tangguh andalan Desa pada akhirnya kehilangan Idealis nya hanya karena suatu tawaran.

Diketahui LSM LAKI adalah salah satu LSM pendobrak ketidakadilan siapa saja terhadap masyarakat, apalagi masalah korupsi, karena ini adalah sasaran utama, dan LSM ini beberapa waktu lalu tepatnya awal September 2017 memprotes Bank Arta Graha yang dinilainya telah merugikan sebagian besar warga Bolmong khususnya di Kecamatan Poigar. Hal ini dikarenakan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan AG melalui papa angkat pertama yakni Hanny terbukti “cacat” dokumen dan ini dibuktikan dengan pengaduan warga tentang dana yang tidak mereka terima utuh.

LAKI pun melaporkan papa angkat (Hanny) ke pihak kepolisian dalam hal ini Markas Besar Kepolisian Daerah Sulawesi Utara karena terbukti melakukan pemalsuan dokumen terkait kucuran dana KUR dari Bank Arta Graha.

Informasi, tepat pada tanggal 25/10/2017 disebuah hotel ternama di Kota Manado, dengan resmi Arta Graha “merangkul” ketua DPD LAKI Firdaus Mokodompit menggantikan posisi Hanny dengan penjelasan tupoksi selaku pengawas masyarakat dan hari itu juga melakukan sosialisasi didepan warga ketika kembali ke daerah Poigar Bolmong.

Baca Juga:  Gubernur Olly Harap Dishub Tingkatkan Pelayanan

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *