Ketua KPU Minahasa Beberkan Pos Anggaran Terbesar pada Tiga Wilayah Kerja Ini

MANADO, MANADONEWS – Ketua KPU Minahasa Meidy Tinangon mengatakan Rapat Kerja (Raker) penyusunan keuangan badan ad hoc  sangat penting karena akan menentukan irama dan pencapaian dari setiap tahap yang akan dilaksanakan.

“Karena semua yang aka dilakukan jika tidak ada anggaran maka tidak akan berjalan baik,” ungkap Tinangon pada Raker Penyusunan Keuangan Badan Ad Hoc untuk tahun Anggaran 2017-2018, di hotel Grand Puri Manado. Kamis (14/12).

Guna kelancaran semua tugas – tugas, kata Tinangon,  penggunaan dan tata pengelolaannya telah dibuat lewat badan Ad Hoc Sesuai dengan keputusan KPU Republik Indonesi No 202 tahun 2017 dan KPU Minahasa.

“Dari semua pos anggaran yang telah ditentukan oleh KPU, pos anggaran untuk PPK,PPS, KPPS menjadi pos anggaran yang besar,” ungkapnya.

Lanjutnya, KPU MIinahasa menerima dana hiba sebesar 42,3 Miliar yang dialokasikan untuk dua tahun anggaran, dalam pembagiannya yang pertama 7,5 Miliar untuk tahun 2017 dan 34,8 Miliar untuk tahun 2018.

“Dan perlu kita ketahui Pos Anggaran yang paling besar itu untuk pos Anggaran PPK ,PPS dan KPPS,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Tetty Raih Sejumlah Penghargaan Di Penyerahan DIPA 2018

Tinangon juga berharap agar dalam pengelolaan anggaran yang masuk dalam setiap tahapan yang akan dilakukan agar bisa sesuai dengan prosedur yang ada.

“KPU Minahasa bisa meraih pengahargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang akan diberikan oleh BPK Pusat lewat BPK Provinsi Sulawesi Utara.

Hadir juga dalam kegiatan ini, Sekretaris KPU Minahasa , Para Komisioner KPU Minahasa, Peserta yang terdiri dari Sekretaris PPK dan Perwakilan PPK sekabupaten Minahasa, PPS, dan KPPS sekabupaten Minahasa dan Media Center.