Tahun 2018 Bolmong Bakal Miliki Pasar Tertib Ukur

  • Whatsapp

Kadis george tanor saat menerima piagam pasar tertib ukur dari kementerian perdagangan ri pada bulan desember 2017 silam

 

BOLMONG,MANADONEWS,-.Guna peningkatan citra daerah dan pasar tradisional, serta melindungi masyarakat selaku konsumen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Perdagangan dan ESDM berupaya untuk membentuk Pasar Tertib Ukur di wilayah Bolmong pada tahun 2018 ini.

Dikatakan Kadis Perdagangan dan ESDM Bolmong, George Tanor bahwa hal diatas merupakan tujuan dari pembentukan Pasar Tertib Ukur.

“Selain peningkatan citra daerah dan pasar tradisional, ini diupayakan agar melindungi konsumen, khususnya dalam hal keakuratan pengukuran dalam transaksi perdagangan nantinya,”ujar Kadis Tanor disela-sela acara pelantikan pejabat Bolmong, Jumat (5/1) di Kantor Bupati di Lolak.

Ditambahkan Tanor, untuk mengupayakan Kabupaten Bolmong menjadi wilayah Pasar Tertib Ukur, pada Bulan Desember 2017 silam dirinya sempat diundang mengikuti kegiatan peresmian dan penetapan Daerah Tertib Ukur dan Pasar Tertib Ukur di Bandung, Jawa Barat yang dihadiri oleh Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita.

Baca Juga:  Disperindagkop dan Bulog Akan Menggelar Operasi Pasar

“Pasar Tertib Ukur ini tetap menjadi pasar rakyat, namun yang diupayakan secara modern. Lapak-lapaknya juga akan ditata agar lebih rapi,”jelasnya.

Dijelaskan, pada tahun 2017 silam, Pemkab Bolmong sudah mengusulkan Pasar Dulangon Kecamatan Lolak.

“Selain itu, ditahun 2018 kami mengusulkan dua pasar, yakni pasar Ibolian Kecamatan Dumoga Tengah dan pasar Mopuya. Pada tahun depan juga, Kabupaten Bolmong diupayakan menjadi Daerah Tertib Ukur,ucapnya.

Kadis Tanor menuturkan, ini merupakan gagasan ibu Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow agar Bolmong terus mengikuti era modernasinasi saat ini.

“Yah, ini gagasan Bupati Yasti, yang bertujuan pada tingginya tingkat kepercayaan masyarakat selaku konsumen terhadap pasar dan daerah Bolmong. Serta bisa meningkatkan pertumbuhan perekonomian kedepan. Diharapkan bagi steakholder terkait agar menunjang pelaksanaan program ini,”tutup Tanor.
( stvn )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *