Panambunan, Geram Kader Partai Gerindra Saling Menjelekan

Airmadidi, ManadoNews – Verifikasi faktual partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPD Sulut, Senin (29/1) di KPU Sulut. Ketua DPD partai Gerindra Sulut selaku Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan (VAP) naik pitang. Pasalnya, salah satu kader yang bernama Charles membuat ketua DPD marah-marah, karena Charles selalu cerita yang tidak benar dan sering menjelekan partai Gerindra.

“Saya katakan kalau di Gerindra baik-baik jangan membuat kekacauan. Tapi saat ditegur dia hanya membentak dan melawan, saya pun jadi marah. Lebih marah lagi saat dia katakan untuk mengembalikan uangnya sebesar Rp300 juta,” ucap Bupati Minut Panambunan, di kantor Bapelitbang kepada ManadoNews.co.id, Selasa (30/1).

Panambunan menjelaskan, padahal tidak pernah meminjam uang kepadanya sebanyak Rp300 juta, satu sen pun tidak pernah pinjam uangnya. Sangat marah saat dia katakan seperti itu, diapun langsung pergi.

“Saya katakan kalau urusan dikantor yah urusan di kantor jangan di bawah kemari,” terangnya.

Lebih lanjut, dimana Charles adalah kader Gerindra jadi diberikan tugas menjadi staf DPRD Minut mendampingi Anggota DPRD Minut Shintia G Rumumpe. Tapi disana dia sering membuat kekacauan, mulutnya kesana-kemari.

Baca Juga:  Dari se-Asia Tenggara, Kerukunan Agama dan Budaya Sulut Jadi Target Philipina

“Juga terkait dengan uang itu, menurut Shintia, dia pernah katakan dimana jika ingin mencari uang nanti akan dicari dan dipinjamkan,” terang dia.

Pananbunan mempaparkan bahwa
Charles sudah minta maaf. Tetapi bukan kepada saya, kalau memang mau minta maaf harus datang ke kantor dan berhadapan kepada saya.

“Tapi dia sudah minta maaf tadi malam ke saya (Bupati, red), tapi karena dia sudah takut jadi dia sudah lari. Saya katakan kalau mau minta maaf langsung datang ke saya. Kalau seperti itu berarti mencemarkan nama baik dan akan saya laporkan,” pungkasnya.(aso)