Pengelola Kawanua Cottage Tomohon Bakal Terjerat Hukum

Tampak Kawanua Cottage Tomohon Ditutup Pasca Kejadian Tewasnya Dua Gadis Remaja Akhir Pekan Kemarin (foto: Robby Lumi)

TOMOHON, Manadonews.co.id – Pengelola kolam renang Kawanua Cottage Tomohon terancakena pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian seseorang.  Hal ini menyusul  tewasnya dua gadis remaja masing-masing Andreyna Seke (12), warga Matani Dua Lingkungan IX Tomohon Tengah dan Trixie Nelwan (12), warga Walian Tomohon Selatan yang terjadi pada hari Jumat (16/2), di temukan tewas  saat berenang di Kolam Kawanua Cottage Kelurahan Walian Satu kecamatan Tomohon Selatan.

Bacaan Lainnya

Dengan meninggalnya dua remaja tersebut Polres Tomohon tidak tinggal diam dan terus mengusut sebab akibat meninggalnya dua gadis belia tersebut. Kapolres Tomohon AKBP. Agus IK Kusmayadi SIk saat di konfirmasi mengatakan, pihaknya sementara melakukan penyelidikan dan akan memanggil pihak yang bertanggung jawab, yakni pengelolah. Jika memang temui lalai maka bisa kena pasal 359 KUHP tentang kelalaian.

Baca Juga:  Diduga Berikan Ujaran Kebencian, Mantan Kepala KUA Lolak Resmi Ditahan 

“harus dilihat unsur kelalaiannya itu seperti apa, dan siapa yang paling bertanggung jawab dalam hal ini” ujarnya. Dilatakan kapolres tenggelamnya dua korban tersebut karena tidak adanya pengawasan yang baik  dari pihak conttage, apa lagi saat peristiwa itu terjadi, tidak ada satu orang penjagapun yang berada ditempat untuk mengawasi aktifitas para pengunjung.
“kasus ini pasti kita usut tuntas” tegas Kusmaydi.

Dari Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, pukul 15:08 awalnya kedua korban bersama seorang lelaki Franky Seke yang diketahui adalah ayah salah satu korban mendatangi Kawanua Cottage. Setelah membayar karcis, mereka masuk ke dalam area kolam renang. Saat itu hanya mereka yang berada di kolam renang. Sekitar pukul 15:16, Frangky Seke meninggalkan Kawanua Cottage. Tinggalah kedua korban yang ditinggalkan mandi di kolam. Pukul 15:451, Frangky kembali ke Kawanua Cottage langsung menuju ke kolam. Betapa terkejutnya Frangky melihat kedua korban sudah tenggelam dan langsung berteriak minta tolong.

Rion Ishak, karyawan Kawanua Cottage langsung lari menuju ke kolam renang memberikjan pertolongan dengan memanggil karyawan lainnya Marthen Sama membantu Frangky Seke yang sementara memberikan pertolongan kepada anaknya. Frangky menyuruh kedua karyawan tersebut mengambil korban lainnya yang masih berada di dalam kolam. Kedua korban l;angsung dilarikan ke RS terdekat, RS Gunung Maria Tomohon. Di dalam kolam ditemukan satu buah HP anti air yang diduga digunakan keduanya untuk foto-foto selfie. Sayangnya, korban Trixie meninggal begitu tiba di rumah sakit.  Begitu mendapat laporan, Kapolres langsung menuju ke TKP dan RS Gunung Maria. (robby lumi)

Baca Juga:  Kemenkes Tetapkan Kota Tomohon Zona Merah

Pos terkait