TOMOHON,MANADONEWS.CO.ID– Komando Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) XIII/Merdeka terus membuktikan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi dan perluasan program di sektor peternakan yang terintegrasi dengan pertanian. Langkah strategis ini sejalan dengan arahan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus untuk mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan di wilayah Sulawesi Utara.
Di tengah dinamika pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, Rindam XIII/Merdeka yang bermarkas di Kota Tomohon tidak hanya berfokus pada fungsi pendidikan dan latihan militer. Jajaran Kodam XIII/Merdeka ini secara proaktif memanfaatkan lahan di sekitar Markas Komando (Mako) untuk mengembangkan berbagai komoditas peternakan, seperti budidaya ayam petelur.
Program ketahanan pangan ini dirancang dengan konsep integrated farming system atau pertanian terpadu. Limbah dari peternakan diolah menjadi pupuk organik berkualitas tinggi yang kemudian digunakan untuk menyuburkan lahan-lahan pertanian di area binaan. Hal ini menciptakan siklus produksi yang berkelanjutan, ramah lingkungan, serta menekan biaya operasional.
Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei menyampaikan bahwa pemanfaatan potensi lahan secara maksimal ini adalah arahan langsung dari Komando Atas. Sektor peternakan dipilih karena memiliki peran vital dalam pemenuhan gizi, terutama sebagai sumber protein hewani yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekaligus mendukung program penurunan angka stunting di daerah.
“Melalui program ini, kami ingin membuktikan bahwa TNI Angkatan Darat tidak hanya hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dari tingkat daerah,” ujar Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei kepada Manadonews.co.id, Senin (25/5/2026) di Makorindam XIII/Merdeka, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.
Untuk diketahui, berkat manajemen perkandangan yang higienis dan sistematis, budidaya ini mampu menekan angka stres pada unggas sehingga tingkat produksi telur tetap optimal. Mengembangkan 200 ekor ayam, kawasan peternakan Rindam XIII/Merdeka kini berhasil memanen ratusan butir telur segar setiap harinya. (Regina.TS)












