Berita TerbaruBerita UtamaManadoNasional

Dipimpin Ibu Negara, Ketua TP PKK Sulut Hadiri Peringatan Hari Kartini di Istana Bogor

×

Dipimpin Ibu Negara, Ketua TP PKK Sulut Hadiri Peringatan Hari Kartini di Istana Bogor

Sebarkan artikel ini
Ibu Rita(kedua dari kiri)

JAKARTA, MANADONEWS – Ketua TP-PKK Sulawesi Utara Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan menghadiri peringatan Hari Kartini di halaman belakang Gedung Induk Istana Kepresidenan, Bogor, Sabtu (21/4/2018) pagi.

Kegiatan yang bertema Perempuan Indonesia yang Menginspirasi itu dipimpin langsung Ibu Negara Iriana Joko Widodo itu juga diikuti Ibu Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla serta para istri menteri Kabinet Kerja yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (Oase KK).

MANTOS

Hadir juga Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Lingkungan dan Kehutanan Siti Nurbaya dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Anak Yohana Yembise. Mereka kompak menggunakan seragam kebaya.

Acara peringatan Hari Kartini itu diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Lagu Ibu Kita Kartini. Acara dilanjutkan dengan penayangan kegiatan OASE KK dan penyerahan penghargaan.

Baca Juga:  Brigif 22/Ota Manasa Gelar Karya Bakti Peringati HUT ke-16

Peringatan Hari Kartini itu juga diisi dengan persembahan seni budaya dan peragaan busana, peninjauan bazar dan ramah tamah.

Berfoto bersama ibu negara

Ketua Panitia Peringatan Hari Kartini Nora Tristyana Ryamizard Ryacudu mengatakan rangkaian peringatan Hari Kartini sudah dimulai sebelumnya.

“Kegiatan pendukung, kami melaksanakan bakti sosial dan penanaman pohon,” ucapnya.

Selain itu, rencananya, akan digelar lomba lari Kartini Run, Minggu besok, yang pesertanya didominasi wanita. “Ada pula wawancara dengan perempuan hebat di Indonesia yang dilakukan oleh Ibu Iriana,” ujarnya.

Diketahui, R.A. Kartini merupakan salah satu pahlawan wanita Indonesia yang rela berjuang untuk rakyat Indonesia di masa penjajahan. Beliau adalah wanita terdidik yang memiliki harapan atas kesamaan gender. Di masa itu memang wanita tidak dihargai, tidak boleh mendapatkan pendidikan yang layak hanya tugasnya harus di rumah mengurus suami, anak dan memasak.

Baca Juga:  Reses Eldo Wongkar: Petani Minsel-Mitra Dominasi Usulan Pupuk dan Alsintan

Kemudian R.A. Kartini berjuang agar wanita tidak ditindas dan bisa sejajar dengan pria lewat sebuah perjuangannya yang menyuarakan kebenaran. Beliau memang wanita cerdas yang pemberani hingga semua yang dilakukan memberi arti yang sangat besar bagi wanita Indonesia sampai saat ini.

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP
Berita Terbaru

MANADO,MANADONEWS.CO.ID- Kodam XIII/Merdeka menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) evaluasi kinerja satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka tahun 2025. Rapim dipimpin langsung Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, Rabu (14/1/2026) di Ruang Yudha Makodam…

ligaciputra

ligafinal

situs toto

indobet365

toto22

toto21

toto21