AIRMADIDI, ManadoNews – Warga Desa Ponto Kecamatan Wori resah karena pelayanan di Desa ini tidak ada aktifitas untuk mengurus adminitrasi terganggu. Pasalnya, Plh Kumtua Desa Ponto Frengky Kumaisi jarang masuk kantor.
“Sejak dilantik sekitar 2 minggu lalu, Kumtua jarang terlihat di kantor. Mungkin jarak antara kantor dan rumah Kumtua sangat jauh karena tinggal di Wori. Sementara pelayanan pada waktu Kumtua lama yakni Wody Pangkey sangat berjalan baik,” ujar Kepala Jaga Teknis Desa Ponto Christian Garing kepada manadonews.co.id, Kamis (5/7).
Selain Kumtua, Garing juga mengatakan jika pelayanan ikut terganggu karena Sekretaris Desa Ponto juga sering jarang berada di kantor. Ini karena yang bersangkutan masih melakukan profesi sebagai guru honorer di SMP Desa Patokaan Mapanget.
“Sekdes diangkat sekitar akhir tahun kemarin, namun masih mengajar,” tambahnya.
Sementara itu, berdasarkan pantuan media ini, kantor Hukum Tua pada pagi hari masih dikunci. Segingga tidak terlihat ada pelayanan di kantor tersebut.(aso)












