Example floating
Example floating
BeritaBerita TerbaruMitra

Ngongoloy Canangkan Kampanye dan Introduksi Imunisasi MR di Mitra

×

Ngongoloy Canangkan Kampanye dan Introduksi Imunisasi MR di Mitra

Sebarkan artikel ini
Foto: Pencanangan kampanye dan introduksi imunisasi Measles-Rubella(MR) di Kabupaten Minahasa Tenggara

MITRA, ManadoNews.co.id Wakil Bupati James Sumendap SH, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Robby Ngongoloy, mencanangkan kampanye dan introduksi imunisasi Measles-Rubella(MR) di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), bertempat di SDN I Belang (01/08/2018).

Menteri Kesehatan RI  dalam sambutannya yang di bacakan Robby Ngongoloy, Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi penyakit campak dan pengendalian Rubella/kecatatan yang disebabkan oleh infeksi rubella saat kehamilan pada tahun 2020.

MANTOS MANTOS

“Oleh karena itu salah satu hal yang perlu dilakukan untuk mencapai maksud tersebut adalah dengan melaksanakan kampanye (imunisasi massal), dan introdyksi imunisasi campak/measles dan Rubella(MR) yang bertujuan untuk memutus transmisi penularan virus campak dan rubella,” kata Ngnongoloy saat membacakan sambutan Menteri Kesehatan.

Baca Juga:  Perekrutan CPNS Kotamobagu Tidak Capai Kuota, Hanya 10 Passing Grade

Lanjut Ngongoloy, dalam rangka imunisasi massal tersebut, “saya mengajak dinas bahkan lembaga terkait beserta perangkat kerjanya, organisasi masyarakat sipil, dan organisasi masyarakat lainnya untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam imunisasi massal MR,” tuturnya.

Kadis Kesehatan dr Helmy Ratuliu mengatakan, sasaran pelaksanaan imunisasi massal MR, anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun. “Pada bulan agustus di Mitra jumlah, sasaran 24.258 anak di 385 Sekolah. Mulai dari PAUD, TK, SD/MI sederajat, SMP, MTS sederajat dan SLB,” jelasnya.

Selanjutnya pada bulan september imunisasi MR akan dilaksanakan di Posyandu, Polindes, Poskesdes, Puskesmas dan pos imunisasi lainya dengan sasaran anak usia sembilan bulan serta kurang dari usia 15 tahun yang belum/tidak bersekolah. “Imunisasi MR ini diberikan tanpa memandang status imunisasi sebelumnya, dan bersifat wajib dan tidak memerlukan ijin tertulis,” pungkasnya.

Baca Juga:  Djemmy Kumendong: Junjung Falsafah Sitou Timou Tumou Tou untuk Jaga Keminaesaan

(gerimokobimbing)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *