Sanksi Menanti Bagi Bacaleg Yang Promo di Medsos

Ist

BOLMONG,MANADONEWS,-.Surat Edaran Bawaslu RI tertanggal 28 Februari 2018, perihal Pengawasan Pelaksanaan Kampanye Pemilu kepada Partai Politik (Parpol) peserta pemilu dan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) sebelum jadwal tahapan kampanye yang menyatakan akan ada sanksi jika ada orang yang melakukan kampanye Pemilu di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, tampaknya tidak diindahkan dan dipatuhi oleh sebagian Bacaleg Kabupaten Bolmong.

Bacaan Lainnya

Hal ini disebabkan, akhir-akhir ini ada saja oknum Bacaleg yang terkesan ” curi start ” dengan memposting dirinya beserta atribut parpol di jaring Sosial Media (Sosmed).

“Bahkan ada yang sudah dengan nomor urut,” sesal Nugie R salah satu warga Lolak.

Dikatakan, Jerry S Mokoolang SH. selaku Komisioner Bawaslu Bolmong Bidang Hukum dan Penindakan pada Selasa (7/8) bahwa pihaknya akan menindaklanjuti jika ada temuan.

“Pasti akan ditindaklanjuti jika ditemukan pelanggaran. Saat ini kami pun tetap lakukan pengawasan,” ujarnya.

Baca Juga:  Jangan sampai Kondisi Pandemi Covid-19 membuat Iman Umat Percaya jadi Lemah

Lanjutnya, akan ada sanksi jika Parpol maupun Bacaleg peserta Pemilu 2018 yang melanggar aturan tersebut.

“Bisa akan ada sanksi, berupa teguran,” jelasnya.

Dirinya pun berharap, masyarakat proaktif untuk melaporkan jika ada temuan-temuan pelanggaran di lapangan.

“Masyarakat bisa langsung melaporkan jika ada pelanggaran. Sejauh ini kami terus melakukan himbauan kepada parpol,” tutupnya.

Diketahui, pihak Bawaslu RI secara tegas menyatakan penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) pada tanggal 20 September 2018, dan masa kampanye dimulai tiga hari setelahnya, yakni pada tanggal 23 september 2018 hingga 3 hari sebelum pemungutan suara pada tanggal 13 April 2019 mendatang.
(stvn)

Pos terkait