MANADONEWS, KOTAMOBAGU- Petani di Kota Kotamobagu akhirnya bisa tersenyum lebar, Pasalnya, ditengah merosotnya harga Kopra, Komoditas kemiri saat ini harganya meningkat drastis, selain itu kondisi ini juga di dukung oleh produksi yang mengalami peningkatan karena bertepatan dengan musim kemarau.
Menurut salah satu petani, ditengah merosotnya harga komoditi lain, petani masih bisa mendapatkan pendapatan lebih dari hasil penjualan kemiri.
“Produksi kemiri juga mengalami peningkatan, Ini karena sedang musim kemarau, jadi produksi buahnya meningkat,” ungkap Masita Paputungan (38), petani kemiri asal Kelurahan Mongkonai.
Selain mempunyai lahan perkebunan kemiri Dia (Masita Paputungan – Red) juga bisa membeli hasil kemiri dari para petani lainnya.
“Sehari itu bisa sampai Satu Ton kemiri yang saya beli dari hasil pengumpulan petani. Itu dihargai Enam hingga Tujuh Ribu Per kilogram yang masih terbungkus dengan kuli kemiri,” ujarnya
Terpisah, Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Peternakan (Disprtanak) Kotamobagu Muljadi Suratenodjo mengatakan, meningkatnya produksi kemiri di Kotamobagu sebab didukung oleh faktor cuaca yang sedang kemarau.
“Biasanya kalau musim kemarau itu produksi kemiri dari petani meningkat, dengan harganya yang cukup baik saat ini, sangat menguntungkan bagi petani,” jelasnya
Untuk mendorong petani kemiri, Pihaknya juga telah memberikan bantuan bibit kemiri kepada para petani di Kotamobagu.
“Ada sekitar 2000 bibit kemiri kami sudah salurkan kepada kelompok tani di Kotamobagu. Hal itu juga untuk mendorong dan meningkatkan produksi dan perekonomian petani,” pungkasnya (MLS)
Langsung ke konten












