Bupati ROR: Banyaknya Pengguna Alat Kontrasepsi Bukan Tolak Ukur Keberhasilan Program Kampung KB

  • Whatsapp

TOMBARIRI, MANADONEWS – Bupati Minahasa Ir. Royke Oktavian Roring (ROR) mencanangkan Kampung KB Tingkat Kabupaten Minahasa Tahun 2018 di Desa Pinasungkulan Kecamatan Tombariri, Senin (17/12).

Kegiatan turut dihadiri Wakil bupati minahasa Robby Dondokambey S.Si, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Drs.Sugiatno MM, Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Dra. Joula Mamahani, Kapolsek Tombariri, Jajaran pemerintah Kabupaten Minahasa, Camat dan Hukum Tua serta masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Penggalakan kampung KB ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK). Ini adalah program dari BKKBN sebagai upaya untuk mewujudkan agenda prioritas pembangunan nasional yang lebih dikenal dengan 9 program prioritas nawacita,” urai ROR membawakan sambutan.

Program KKBPK ini, lanjutnya, dijabarkan dan diaktualisasikan di daerah-daerah oleh pemerintah daerah melalui unit kerja yang menjadi mitra kerja BKKBN, yakni Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Minahasa.

Baca Juga:  Pemerintah Berikan Solusi untuk Guru Honorer KII

Dengan pencanangan ini, Bupati mengajak masyarakat meningkatkan peran dalam melaksanakan program-program, baik yang dilaksanakan di tingkat kabupaten maupun di desa.

“Dengan dicanangkan Kampung KB di Desa Pinasungkulan ini, maka desa tersebut beserta 18 desa lainnya merupakan desa binaan bagi seluruh SKPD dan menjadi fokus program dan kegiatan seluruh SKPD terkait. keberhasilan program KB itu tidak hanya ditandai dengan banyaknya penggunaan alat dan obat kontrasepsi, tetapi yang jauh lebih penting adalah terjadinya perubahan cara pandang, mental, pola sikap dan perilaku individu atau masyarakat termasuklah di dalamnya peserta didik,” paparnya.

ROR berharap Kampung KB dapat menjadi pilot project yang mengena pada sisi kehidupan masyarakat desa.

“Semoga dalam kepemimpinan bupati dan wakil bupati saat ini 227 desa bisa menjadi kampung KB.

Yunita

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *