SULUT,Manadonews.co.id-.Pemerintah daerah Sulawesi Utara (Sulut) bersama Jurnal Independen Pemprov Sulut (JIPS) menggelar peringatan Isra Mi’raj di ruang C.J Rantung Kantor Gubernur, Kamis (11/04/2019).
Kegiatan yang mengangkat tema “Dengan Isra Mi’raj kita tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Allah SWT dan Mempererat Tali Silahturahmi Serta Menjunjung Tinggi Toleransi Antar Umat Beragama Karna Torang Samua Ciptaan Tuhan” ini turut dihadiri langsung oleh Gubernur Olly Dondokambey,SE, Wagub Drs.Steven Kandouw, Sekprov Edwin Silangen, Pimpinan SKPD serta para ASN.
Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengapresiasi kepada segenap panitia pelaksana peringatan Isra Mi’raj tahun 1440 H adalah kegiatan untuk meneladani perjalanan Nabi Muhammad SAW.
“Apresiasi buat panitia atas pelaksanaan kegiatan ini. Semoga pelaksanaanan kegiatan keagamaan di Sulut dapat senantiasa selalu berjalan dengan baik,” ujar Olly.
Ditambahkan, bahwa sejak dirinya menjabat sebagai Gubernur, semua kegiatan keagamaan di APBD-kan.
“Semuanya bertujuan untuk membangun Sulut yang lebih hebat kedepan. Oleh karena itu, hanya satu yang harus diperhatikan, yaitu mensejahterakan masyarakat karena dalam membangun segala infrastruktur yang ada tanpa membangun Iman semua itu sia-sia,” jelasnya.
Dijelaskan Gubernur Olly, bahwa kegiatan ini sangat penting guna menjalin kebersamaan antar umat beragama yang ada di sulut.
“Yah, karena sulut menjadi barometer kerukunan umat beragama di Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Ronald Rompas selaku perwakilan panitia kegiatan dalam sambutannya menuturkan, bahwa untuk pelaksanaan kegiatan keagamaan sejak tahun 2015 sampai saat ini ada suatu tradisi yang terus dijalankan, yakni kalau kegiatan hari besar Agama Islam maka yang menjadi panitia pelaksana itu diserahkan kepada Anggota JIPS yang beragama Kristen, begitu juga sebaliknya.
“Ini sudah tradisi yang kami lakukan dengan tujuan untuk memupuk rasa persaudaraan dan kebersamaan,” katanya.
Dirinya berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, tingkat kerukunan beragama di sulut lebih terjalin erat.
“Semoga kerukunan antar umat beragama di sulut semakin baik dan bisa menjadi contoh daerah-daerah lain di Indonesia,” pungkasnya.
(Stvn)












