Pemkot Kotamobagu Akan Membuat Penerangan Lampu Seperti Kota Muzdalifah

KOTAMOBAGU, MANADONEWS — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu akan membuat penerangan lampu di Kotamobagu seperti Kota Muzdalifah yang terletak diantara Mekkah dan Mina Saudi Arabia.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP), Imran Amon, Selasa (28/5/2019). Menurutnya, pihaknya memiliki program ke depan untuk merubah wajah Kota Kotamobagu dengan sarana dan prasarana terbaik dalam penerangan jalan.

“Insya Allah mulai tahun ini dan kedepan Kota Kotamobagu akan terang benderang, seperti Kota Muzdalifah di tanah suci Mekkah. Yang pada malam hari dihiasi cahaya lampu yang terang ketika jamaah haji Mabit dengan mencari kerikil untuk lontar jumrah,” kata Imran.

Untuk merealisasikan hal tersebut, pihaknya telah melakukan efisiensi anggaran dalam hal pembayaran listrik ke PLN dengan memindah pemasangan dari pascabayar ke prabayar. Dikatakannya, hal ini dilakukan agar sisa anggaran dalam pembayaran listrik akan dipindahkan untuk perbaikan dan penambahan PJU di Kotamobagu.

“Sebelum kontrak daya kita turunkan, pembayaran PJU dalam perbulan dikisaran Rp480 juta. Jika dikalikan setahun kurang lebih Rp6 miliar yang kita bayarkan ke PLN,” tuturnya.

Baca Juga:  Ini Pesan Pjs Wali Kota Kotamobagu Saat Menghadiri Deklarasi Damai

Dirinya mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah menurunkan sisa 97.000 PA yang sebelumnya dari 890.000 PA. Dan mulai bulan ini pembayaran ke PLN yang dari Rp480 juta, sisa Rp63 juta dibayarkan dalam per bulan.

“Kalau sudah selesai dilelang, tarif jaringan dipindah seluruhya ke prabayar maka kontrak daya dimulai dari nol. Jadi pembayaran yang sebelumnya dalam satu tahun kurang lebih Rp6 miliar, setelah kita pindah ke prabayar, total pembayaran sebesar Rp1,5 miliar untuk satu tahun anggaran dalam pengisian token prabayar, dan itu sudah tertata di RKA,” ungkapnya.

Ditambahkannya, dengan efisiensi ini dapat menyimpan anggaran sebesar Rp4,5 miliar dalam setahun untuk pembayaran listrik.

“Jadi sisa anggaran Rp4,5 miliar bisa dipindahkan untuk anggaran lain, misalnya untuk nol banjir, pembangunan prasarana air minum dan penambahan PJU serta untuk penggantian lampu-lampu tua,” pungkasnya.

(MLS)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *