Dalam 23 Hari, 97 Penipuan Catut Nama KPK

JAKARTA,Manadonews.co.id-.Sejak tanggal 23 Mei hingga 14 Juni 2019, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima 97 laporan pengaduan masyarakat terkait penipuan berkedok pegawai KPK.

Atas dasar itulah, Juru Bicara KPK Febri Diansyah meminta masyarakat untuk tetap waspada.

Ia mengingatkan, masyarakat agar berhati-hati jika ada pihak-pihak yang mengaku KPK atau penegak hukum lainnya yang menyampaikan Informasi keliru dan menjanjikan dapat mengurus sebuah perkara dengan imbalan tertentu.

“Jangan berikan data atau informasi pribadi anda dan segera klarifikasi dengan cara menghubungi Call Center KPK 198,” katanya.

Febri menjelaskan, modus yang digunakan mirip dengan modus penipuan sebelumnya, yakni masyarakat dihubungi oleh nomor telepon (PTSN) atau nomor selular.

Kemudian, ada mesin yang menjawab seolah-olah merupakan layanan Pengaduan Masyarakat KPK dan disampaikan bahwa pelapor mendapatkan Surat Peringatan dari KPK. Dari sini, kemudian diarahkan untuk menekan tombol 0 atau angka tertentu, dan ada oknum yang akan menanyakan nama dan nomor identitas.

“Oknum ini akan ditakut-takuti bahwa pelapor terindikasi tindak pidana pencucian uang karena ada dana yang dimiliki terindikasi kasus korupsi,” jelas Febri.

Baca Juga:  Sekda Tahlis Ajak Beberapa Pimpinan OPD Rapat Bersama KPK

Tak berhenti sampai di sini, kemudian pelapor seolah-olah dihubungkan ke kantor kepolisian, dimana sudah ada oknum lain yang mengaku petugas Polri yang yang menawarkan jasa untuk membantu agar terlepas dari kasus tersebut. Pada tahapan ini pelapor akan dimintai nomor rekeningnya.

“Jika ada upaya penipuan atau pidana lebih lanjut, silakan langsung melaporkan pada kantor kepolisian terdekat,” pungkas Febri.
(Hms KPK/tim mn)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *