Pilihan RedaksiTotabuan

Pengucapan Syukur Kecamatan Poigar, Camat Ajak Warga Jaga Tali Persaudaraan

×

Pengucapan Syukur Kecamatan Poigar, Camat Ajak Warga Jaga Tali Persaudaraan

Sebarkan artikel ini

BOLMONG,MANADONEWS,-Makna dan konsep pengucapan syukur yang sesungguhnya ialah berupa nilai-nilai religius yang diwarisi sejak dahulu oleh para leluhur masyarakat Desa Mariri Baru Kecamatan Poigar.

Biasanya orang Mariri Baru  mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang berlimpah dan penyertaan-Nya didalam kehidupan sehari-hari.

MANTOS

Disisi lain, pengucapan syukur dianggap sebagai suatu kebudayaan yang mengandung unsur hedonisme karena dijadikan sebagai ajang unjuk status sosial di masyarakat.

Sebagai contoh, ada beberapa masyarakat yang hadir sebagai partisipan (tamu) dan yang lainnya sebagai pihak penyelenggara (tuan rumah) keduanya sama-sama berbusana dengan menggunakan perhiasan secara mencolok, berlebihan, dan tidak sesuai pada tempatnya.

Selain itu ada pula anggapan bahwa pengucapan syukur sebagai pemicu kemunculan konflik sosial, seperti keributan dan aksi tindak kriminal.

Hal ini terjadi karena bentuk hiburan yang dihadirkan seperti minum minuman keras (bagate), karaoke dan musik disko dinikmati atau dilakukan melebihi batas wajar yang ada.

Sehingga konflik sosial tersebut tak mampu untuk dihindari dan berimbas pula pada keamanan serta Kenyamanan warga sekitar.

Mariri Baru adalah salah satu desa di kecamatan Poigar yang telah disepakati bersama dimana tanggal 7 Juli merupakan hari dilaksanakannya pengucapan syukur.

Menurut Camat Poigar Deddy R. Mokodongan S.Sos, MM  Pengucapan syukur adalah merupakan kegiatan yang religius.

Untuk itu kiranya dalam pelaksanaannya warga masyarakat diharapkan untuk tetap mengedepankan nilai-nilai religius, menjaga tali persaudaraan dan silahturahmi, mengutamakan kesederhanaan dan tetap menjaga Kamtibmas. (David Olad)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop