Macet Kepung Minsel

MINSEL, MANADONEWS – Efek dari Pengucapan Syukur Minsel, hari ini Minggu, (14/7), kemacetan tidak bisa dihindari. Seluruh akses masuk di daerah dikepung macet.

Dari pantauan media ini, kemacetan sudah terjadi sejak pukul 09.00. Kendaraan roda dua dan empat memadati Jalur trans Sulawesi. Bahkan pun efeknya terasa di daerah lain yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Minsel.

“Beginilah efek dari Pengucapan Syukur Minsel. Selain paling ramai dari Kabupaten lain di Sulawesi Utara, Pengucapan Syukur Minsel juga paling bikin macet,” ketus Jefry Kumontoy, warga Remboken yang datang berkunjung di Amurang ketika ditemui saat terjebak macet.

Pihak Kepolisisan Resor (Polres) Minsel pun kelihatan kelabakan mengatasi kemacetan yang terjadi. Karena konsentrasi kendaraan terjadi hingga di lorong-lorong.

Walaupun telah diberlakukan rekayasa lalu lintas tapi kemacetan dan antrean panjang kendaraan tidak bisa dihindari.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Minsel Roy Saruan yang ditemui saat memantau arus lalin mengatakan pihak kepolisian terus berusaha mengatasi kemacetan yang ada.

Baca Juga:  Mandagi buka sosialisasi Dekolah dan kelurahan layak anak.

“Kami terus memantau perkembangan yang terjadi. Kemacetan yang paling parah terjadi di Jalan Trans Sulawesi di Tareran, Desa Munte, dan Desa Kapitu,” jelas Saruan.

“Seluruh anggota Satuan Lantas dibantu dengan Satuan lainnya diperintahkan untuk turun langsung mengatasi kemacetan yang ada,” tutur Saruan lagi.

Dia menambahkan, diprediksi kemacetan di jalur Trans Sulawesi akan berlanjut. Bahkan, seperti tahun-tahun sebelumnya, kemacetan baru akan terurai pada hingga Senin dini hari pasca Pengucapan Syukur.

(DArK)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *