Tatoda Nilai Saat Pimpin Talaud, E2L Banyak Alami Disclaimer

SULUT,Manadonews.co.id-. Salah satu LSM yang ada ditalaud, yakni Welkinton Tito Tatoda angkat bicara terkait penundaan pelantikan Bupati Talaud Elly Engelbert Lasut (E2L).

Menurutnya, nama E2L kerap berkaitan dengan masalah hukum. Dirinya menuturkan sekitar Tahun 2003-2004 EL2 datang ke Talaud dalam kapasitas sebagai dokter TTPD. 

“Tak berselang lama pasca pemisahan Kabupaten Talaud dengan Kabupaten Sangihe, dirinya mencalonkan diri sebagai Ketua DPD II PG Sulut dan terpilih. Dan saat itu janjinya tak akan mencalonkan diri sebagai bupati serta akan menjadikan putra putri Talaud menjadi bupati dan wakil bupati Talaud,” jelasnya.

Lanjut sosok yang juga Ketua LSM LP3 Sulut itu, ini menjadi awal E2L melakukan pembohongan publik dengan dirinya maju sebagai calon Bupati Talaud periode pertama tahun 2006, yang terpilih lewat DPRD Talaud.

Menurut Tatoda saat itu terjadi demo dari sejumlah kalangan yang memintanya mundur.

“Saat itu Elly berkilah bahwa dirinya tidak mencalonkan diri tapi dicalonkan hingga dirinya kembali berjanji dengan ditandatangani di atas materai akan mundur sebagai bupati.

Baca Juga:  Tak Sungkan Akui Kinerja Olly Dondokambey dan Steven Kandouw, Elly Lasut: Pembangunan Sulawesi Utara Bertumbuh Pesat

Namun kata Tatoda, kenyataanya Elly tak mundur hingga jabatan periode pertamanya berakhir.

“Jelang periode kedua Elly gencar melakukan sosialisasi turun ke pemuka agama, termasuk mengatakan saya yang gencar menyuarakan memerangi korupsi adalah bohong, hingga dirinya terpilih lagi,” terangnya lagi,” akunya lagi.

“Saat itu juga untuk ketiga kalinya Elly berjanji secara tertulis akan membangun Talaud lebih maju, serta tak akan terjerat kasus korupsi. Tapi kenyataannya Elly tersandung masalah hukum,” jelas Tatoda lagi.

Selama Elly memimpin Pemkab Talaud, kata Tatoda, pengelolaan keuangannya mendapat opini buruk dari BPK-RI yaitu 2006, 2007, 2008, 2009 dan 2011 mendapat opini disclaimer dan 2010 hanya mendapat opini Tak Wajar.

“Pengelolaan keuangan sangat buruk, hingga Elly banyak tersandung masalah hukum. Ada sekitar 7 dugaan masalah hukum yang dihadapi, dengan baru beberapa yang diproses,” ungkap figur vokal ini.

Tatoda pun menilai apa yang dihadapi Elly saat ini bukan hal yang baru.

“Sudah banyak pembohongan publik dan dugaan kasus hukum yang dilakukan Elly,” pungkasnya.

Baca Juga:  Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Sulut Berlangsung Sukses

Berikut beberapa fakta kepemimpinan E2L, sebagai Bupati Talaud 2006-2011:

1. Pengelolaan Keuangan Daerah mendapatkan Opini BPK-RI:

2006 = Disclaimer
2007 = Disclaimer
2008 = Disclaimer
2009 = Disclaimer
2010 = Tidak Wajar
2011 = Disclaimer

B.Terjerat Kasus Korupsi:

1.Di penjara 7 tahun di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin, Bandung karena korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif 2006-2008.

2.Terjerat kasus korupsi Gerakan Daerah Orang Tua Asuh (GDOTA) 2008.

3.Terjerat kasus korupsi Dana subsidi penerbangan tahun 2009-2010 yang sedang proses persidangan.
(Stvn)

Tags: