Pegawai Baru RSUP Kandou Wajib Ikuti Workshop Ini…

SULUT,Manadonews.co.id-.RSUP Kandou Manado menggelar kegiatan Workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pengendalian Penyakit Infeksi (PPI) dan Keselamatan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit (K3RS) kepada 47 Pegawai baru di RSUP Kandou Manado, Selasa (20/8/2019) dikantor Pusat RSUP Kandou.

Ke 47 orang tersebut, terdiri dari 5 orang Dokter dan 42 Orang tenaga Administrasi. Dan rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan mulai 20 – 22 Agustus 2019.

Guna meningkatkan ketrampilan awal bagi setiap pegawai yang baru masuk di RSUP Kandou, maka setiap pegawai baru wajib mengikuti kegiatan workshop seperti ini.

Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari ini dibuka oleh Direktur Utama Dr.dr.Jimmy Panelewen, Sp.B-KBD didampingi oleh Direktur SDM dan Pendidikan Dr.dr.Ivonne E.Rotty, M.Kes, Kepala Bagian Diklit Irwan Kawulusan, SH serta Kepala Instalasi Diklat Dra.Sisca Hutadjulu,MSi .

Workshop kali ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan pada setiap pegawai baru terhadap kasus-kasus di Rumah Sakit, serta menciptakan Tim Kerja yang optimal pada sesama pegawai di rumah sakit.

Baca Juga:  Expo Akreditasi SNARS RSUP Kandou Dipadati Pengunjung

Panelewen dalam sambutannya mengatakan bahwa kehadiran pegawai baru ini benar-benar sudah melalui proses rekruitmen yang berlaku di RSUP Kandou sesuai dengan kebutuhan, maka mereka yang sudah dinyatakan lulus akan terpapar dengan semua kegiatan yang ada di rumah sakit, dimulai dengan orientasi umum atau orientasi manajemen yang dikemas dalam workshop seperti ini.

Kemudian sesudah itu akan berpindah ke orientasi khusus atau orientasi bidang, dimana anda sudah berada di unit-unit dimana nantinya anda bekerja dan akan berlangsung kurang lebih tiga bulan.

Oleh karena itu para pegawai yang baru saja masuk di RSUP Kandou sangat di perlukan untuk mengikuti workshop seperti ini mengingat Rumah Sakit Kandou telah terakreditasi sebagai Rumah Sakit Pendidikan, terakreditasi KARS dan juga oleh Joint Commision International (JCI).

“Ditambahkan, yang paling penting adalah memperkuat yang namanya Softskill atau keahlian lunak, yakni cara kita membangun hubungan dengan orang lain serta kerjasama dan komunikasi efektif dengan rekan sekerja.

“Ini semua merupakan nilai-nilai dari Revolusi Mental Bidang Kesehatan yakni Integritas, Kerja Keras dan Gotong Royong,” terang Panelewen.

Baca Juga:  RSUP Kandou Gelar Penyuluhan Jantung

Adapun metode yang digunakan dalam pelatihan ini berupa teori, diskusi dan Tanya jawab serta praktek ketrampilan/skill oleh para Narasumber yang sangat berkompeten dibidangnya diantaranya Dr.dr.Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes, Dewi Anggraini, SE.MM, Dr.dr.Erwin Kristanto, SpF.SH, Dr.dr.Joice Sondakh, Sp.OG(K), dr.Lucky Kumaat, Sp.An,M.Kes Ns.Ellen Garusu, S.Kep.MARS, Ahnec L. Sepang, SE, Maxi L. Lombok, M.M.Kes, Netty Aseng, SST dan Frengky Watung, S.Kep.Ns.
(Stvn)

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
355 votes

This will close in 10 seconds