MANADO,Manadonews.co.id-.Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey,SE menghimbau agar pembinaan olahraga terus dilaksanakan mulai dari desa.
Pembinaan yang dimulai dari tingkat bawah dinilai efektif guna menghasilkan atlet terbaik sehingga bisa berbicara di tingkat nasional bahkan internasional. Pembinaan olahraga di sulut sesuai petunjuk gubernur sudah 3 tahun dilaksanakan.
“Puji Tuhan sekarang mulai terlihat hasilnya. Banyak cabor dengan mengandalkan atlet lokal sudah memperlihatkan prestasi, diantaranya Muaythai, Layar, Pencak Silat, Tinju, Taekwondo, Selam dan Wushu,” kata Gubernur Olly melalui Ketua Harian KONI Sulut, Kolonel Inf Theo Kawatu, SIP, Sabtu(2/10) usai senam bersama masyarakat Sulut.
Dengan mengandalkan atlet lokal, prestasi membanggakan mulai nampak sehingga bisa diandalkan pada PON 2020 di Papua.
Sebagai contoh Muaythai ada Angel Runtukahu dengan raihan juara dunia di Bangkok, bahkan Angel menjadi andalan Tim Indonesia di SEA Games.
Begitu juga Atlet layar meraih 3 medali perak Pra PON, dan tidak menutup kemungkinan kans medali emas pada PON 2020. Kemudian pencak silat dan tinju juga berprestasi membanggakan.
“Tinju ada Farrand Papendang yang kini andalan Indonesia di SEA Games Manila. Ada juga Abdul Malik medali emas Asian Games tahun lalu dan Patricia dari Wushu,” jelas Kawatu.
Begitu juga cabor Dancesport yang tampil memukau di Pra PON Bali bisa mencuri medali emas, Terjun Payung ada Pingkan Mandagi di sektor putri.
“Apabila kosentrasi lebih fokus, tidak menutup kemungkinan medali emas di PON nanti. Gubernur pun memberikan apresiasi dengan kemajuan olah raga Sulut yang menimba Atlet berprestasi dari bawah, dan intinya Pemerintah Daeah tetap memperhatikan kemajuan olah raga,” pungkas Kawatu yang juga mantan atlet atletik nasional tersebut.
(Ben)












