Bappelitbangda Kotamobagu Luncurkan Program TBNK SANTUN

MANADONEWS, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Kotamobagu, Rabu (20/11) meluncurkan Program TBNK SANTUN (Tempat Berdikusi daN Konsultasi Sanitasi Tuntas).

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Perekonomian, Sumber Daya Alam, Infrastruktur dan Kewilayahan Bappelitbangda Kotamobagu, Ahmad Affandi Abasi, ST diluncurkannya TBNK SANTUN ini, sebagai wadah atau ruang untuk memfasilitasi Desa maupun Kelurahan untuk penganggaran tahun 2020, terkait pembangunan infrastruktur dasar sanitasi.


“Melalui ruang ini, kami memfasilitasi baik desa dan kelurahan untuk penganggaran 2020, bagi yang belum faham perencanaan infrastruktur dasar sanitasi, misalnya pembangunan Tangki Septik individu yang layak bagaimana penganggarannya, model, maupun penyusunan RAB. Begitupun halnya dengan regulasi, misalkan desa dan kelurahan akan menyusun peraturan jangan membuang sampah atau kotoran di sungai, semua akan didiskusikan dalam ruang ini dengan instansi terkait seperti PUPR maupun Bagian Hukum,” urai Andi.

Sehingga itu lanjut Andi, dengan adanya ruang TBNK SANTUN, diharapkan pemahaman aparatur pemerintahan di desa dan kelurahan akan lebih meningkat tentang semua hal penting tentang infrastruktur dasar sanitasi.

Baca Juga:  Wah, Gubernur Payungi Pala Viral di Medsos

“Jadi mereka akan lebih mengetahui kalau sanitasi ini masuk salah satu kegiatan prioritas nasional maupun provinsi dan kotamobagu, karena ini juga terkait dengan pencegahan stanting,” harapnya.

Ditambahkannya, untuk sementara pihaknya masih fokus pada Desa, namun tidak menutup kemungkinan bagi kelurahan yang ingin berkonsultasi terkait sanitasi pihaknya juga siap melayani.

“Untuk sementara kita masih fokus di desa namun tidak menutup kemungkinan kalau ada kelurahan yang inin bertanya kami akan fasilitasi karena disini kami ada pokja, silahkan jika ingin bertanya hubungi kami seputar permasalahan terkait penyusunan regulasi dan sebagainya tentang infrastruktur dasar sanitasi,” pungkasnya.

(MLS)