Pemdes Moyag Kembangkan Potensi Gulmer Lewat BUMDes

MANADONEWS, KOTAMOBAGU — Gula merah (Gulmer) merupakan bahan alami yang terbuat dari air nira yang tidak memiliki kandungan bahan kimia berbahaya. Justru, gula merah mengandung banyak mineral alami, seperti kalsium, iron, magnesium, potassium dan phosphorus, sehingga baik untuk kesehatan.

Di Kotamobagu sendiri, sentra penghasil gula merah terbesar berada di Desa Moyag Kecamatan Kotamobagu Timur. Saat ini potensi desa tersebut dikembangkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) milik pemerintah setempat.

Sekretaris Desa (Sekdes) Moyag, Maskur Gumalangit mengatakan, bahwa pemerintah desa akan terus memaksimalkan hasil produksi gula merah, sebagai usaha dalam mendorong perekonomian warga.

“Sebagai desa penghasil gula merah terbesar di kotamobagu, tentunya banyak warga yang berprofesi sebagai pengrajin, untuk itu hasil produksi kita pasarkan lewat Bumdes dengan cara membeli hasil produksi gula merah mereka,”katanya.

Dalam pengembangan usaha ini sendiri lanjutnya, Ada sekira 15 pengrajin yang kita beli hasil olahan gula merah mereka, untuk kembali dijual. Tiap pengrajin bisa menghasilkan 30 sampai 40 buah setiap tiga hari pengolahan.

Baca Juga:  Jokowi Tegaskan Dugaan Penembakan 31 Pekerja di Nduga Tak akan Hentikan Proyek

“Kita beli dari pengrajin harganya 10 ribu rupiah per buah, untuk pemasarannya kita jual kembali seharga 12 ribu rupiah,” tukasnya.

(MLS)