Joune Ganda Support Program Miranda Gultom Galakkan Bridge Online

  • Whatsapp

JAKARTA, MANADONEWS.co.id- Hari ini, cabang Olahraga GABSI Indonesia memasuki usia ke 66, dimana berdiri pada tanggal 12 Desember 12 Desember 1963 di Surabaya. Pada Kongres GABSI beberapa puluh tahun yang lalu, tanggal 12 Desember telah ditetapkan sebagai Hari Bridge Nasional. 

Pada setiap  menjelang Hari Bridge Nasional terutama jika tanggal 12 Desember tidak jatuh pada hari libur digelar Turnamen Hari Bridge Nasional serentak di seluruh kota besar di Indonesia.

“Memasuki usia ke-66 ini menunjukkan Bridge Indonesia telah memasuki usia yang sangat matang, saya mendukung penuh program PB GABSI menggalakkan Bridge Online di Suluruh Indonesia, khususnya di Sulut “ujar Ketua Pengurus Provinsi GABSI Sulut Joune Ganda,SE kepada media ini, Selasa(11/12/2019).

Menurut Joune, khusus untuk Sulut Brigde merupakan salah satu cabang olahraga yang banyak mendulang prestasi nasional maupun internasional.

“Cabang olahraga Bridge di Sulut telah mengakar dan terus tumbuh subur dan berkontribusi bagi pertumbuhan Brigde Indonesia”kata Joune, sapaan akrabnya.

Untuk itu kata Joune, dengan bekal sebagai olahraga turun temurun, harusnya Sulut menjadi Barometer perkembangan Brigde di Indonesia.
“Saya dapat katakan, dalam darah setiap orang Sulut mengalir kemampuan dan hobby olahraga permainan Bridge.”tandas Owner Raewaya group yang juga Bakal Calon Bupati Minut besutan PDI Perjuangan itu sambil menambahkan akan menjadikan Sulut sebagai pusat event Brigde Nasional dan Internasional dengan mendukung atlet Bridge Sulut mulai menjajal Bridge Online yang makin marak.

Baca Juga:  Rapat Pleno KPU Minahasa Resmi Tetapkan ROR-RD Bupati/Wakil Bupati Terpilih

Sementara itu, Ketua umum PB Gabsi Miranda S Goeltom merasa bahwa sudah saatnya PB Gabsi merambah ke dunia online. Ia bahkan membentuk Komite Bridge Online untuk menangani hal ini.

Berdasarkan hal di atas, PB GABSI sebagai organisasi bridge nasional akan menunjang event online terbesar diatas sekaligus memanfaatkan untuk merayakan HUT GABSI ke 66 sekaligus mengadakan Turnamen Hari Bridge Nasional secara online.

Secara nasional, Ada 3  kegiatan besar yang akan diselenggarakan sekaligus pada tanggal 12 Desember 2019 dengan perincian sebagai berikut:

  1. Mengajak para pebridge Indonesia untuk ikut pada acara peluncuran World Online Bridge Championship dan bagi 10 peringkat terbaik akan diberikan hadiah paket 20 game seharga US$ 55 per paket untuk ikut pada 1st World Online Bridge Championship 2020.

Bagi yang ingin ikut event diatas, cukup masuk ke BBO, klik competitive, klik All Tournament dan langsung muncul ditempat teratas event ini. Selanjutnya tinggal klik daftar. Sesudah mendaftar lapor ke link ini: bit.ly/Kejurnas_Individual2019.

Pertandingan di BBO berlangsung mulai tanggal 12 Desember 2019  pukul 14.05 WIB sampai tanggal 13 Desember 2019 pukul 14.05 WIB dengan skema individual robot.

  1. Pada tanggal 12 Desember 2019 di Museum Bank Indonesia tempat berlangsungnya Kejurnas Bridge Terbuka akan diacarakan acara tumpengan memperingati HUT Gabsi. Jam penyelenggaraan akan diumumkan secepatnya. 
Baca Juga:  Jelang Pilkada, Begini Tanggapan Ketua DPW Sulut I LSM MTI

Rencananya para mantan Ketum PB GABSI yang masih hidup akan diundang. Ada 3 mantan Ketum PB Gabsi yang masih hidup, yaitu Wiranto, Wimpy S Tjetjep dan Eka Wahyu Kasih. Acara ini menjadi lebih bermakna karena perwakilan dari 20 Propinsi yang ikut Kejurnas Antar Propinsi serta beberapa propinsi yang menyusul dating khusus mengikuti Kejurnas Terbuka ikut hadir.  Sangat di  sayangkan  sekali Ketum PB Gabsi Miranda S Goeltom tidak bias hadir karena sedang bertugas di luar negeri.

  1. Acara terakhir untuk memberikan kesempatan kepada seluruh penggemar bridge di tanah air yang kebetulan tidak ikut Kejurnas Bridge di Jakarta untuk bertanding pada Turnamen Hari Bridge Online dari mana saja. 

“Turnamen ini akan digelar dengan nama Turnamen GABSI HBN 2019 di BBO yang akan dimulai pada pukul 19.00. Memainkan 20 board dan diikuti oleh pasangan bukan individu. Pasangan yang berminat silahkan daftar di link : bit.ly/haribridge 2019 tanpa dipunggut bayaran.” tandas Miranda Pemenang 1-3 akan disediakan hadiah demikian juga dengan pasangan junior terbaik dan kids terbaik. Pada saat bertanding semua pemain diwajibkan menggunakan bendera Indonesia.

Baca Juga:  Anak-Anak Panti Asuhan 'Amazia' Senang Dikunjungi Anggota DPRD Bolmong

Adapun tanggal 12 Desember 2019 ditetapkan sebagai tanggal peluncuran 1st World Online Bridge Championship yang akan diselanggarakan pada bulan Maret sampai bulan November 2020.(nando)

Pos terkait