Perkuat Sinergitas, KPK Kunjungi Kejagung

JAKARTA,Manadonews.co.id-.Pimpinan KPK mengunjungi beberapa kementerian dan lembaga yang selama ini menjadi mitra kerja KPK dalam pekan ini. Kelima Pimpinan KPK Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango, serta Nurul Ghufron hari ini (8/1)mendatangi Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan beberapa hal terkait kerja sama dan sinergitas antara KPK dengan kejaksaan.  Ia mengatakan KPK tidak dapat bekerja sendirian, perlu bersinergi dengan aparat penegak hukum lainnya.

“Prinsipnya tidak boleh ada yang sulit kalau itu mudah, dan tidak boleh ada yang diperberat jika ada yang ringan,” ujar Firli.

Pertemuan ini juga membahas beberapa hal seperti tindak lanjut soal nota kesepahaman antara KPK dengan Kejaksaan Agung RI, serta penggunaan aplikasi e-SPDP (elektronik surat perintah dimulainya penyidikan) yang perlu dipakai bersama-sama di antara penegak hukum agar tidak terjadi tumpang tindih penanganan perkara.

Jaksa Agung ST. Burhanuddin pun menyambut baik kunjungan kelima pimpinan KPK. Dalam sambutannya ia mengharapkan hal yang sama terkait koordinasi dan tukar informasi antara kejaksaan dan KPK.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Bakal Hadir Di TIFF 2019 Nanti

“Kami sangat tunggu-tunggu hal ini, apalagi kita sedang menangani kasus yang sangat besar, Jiwasraya. Jadi jika dari kami ada ingin konsultasi dan memerlukan bantuan mohon dukungan dari KPK,” ujar Burhanuddin.

Selain Pimpinan, hadir dalam pertemuan ini adalah Sekretaris Jenderal KPK Cahya Harefa, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, Wakil Jaksa Agung Arminsyah, M. Adi Toegarisman (Jaksa Agung Muda Pidana Khusus), Feri Wibisono (Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara) dan beberapa jaksa agung muda lainnya.

Kunjungan Pimpinan KPK ke beberapa kementerian/lembaga ini telah dilakukan sejak Senin, 6 Januari 2020. Di antaranya mengunjungi Kepolisian Republik Indonesia, Kemenko Polhukam RI, Kementerian Keuangan RI, dan juga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
(***/tim mn)

Tags: