Buruh Curiga, Pemprov Sulut jadi Sasaran

Erny Tumundo bersama jajaran terima aspirasi buruh


Manado – Ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Sulut, Asosiasi Pedagang Pasar Bahu Manado dan sejumlah organisasi buruh, menggelar aksi demonstrasi damai di halaman Kantor Gubernur, Rabu (15/1/2020).

Aksi demo buruh yang dipimpin Franky Mantiri ini, menyikapi RUU Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja yang diajukan pemerintah pusat kepada DPR RI yang dicurigai para buruh di Indonesia akan merevisi 17 Undang-Undang, termasuk Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Aksi demonstrasi berlangsung aman dan damai


Mewakili Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Provinsi Sulut, Ir. Erny Tumundo, MSi, mengatakan bahwa Pemprov Sulut selama ini tetap memperhatikan kesejahteraan buruh.

“Perhatian kami mulai dari upah layak melalui UMP, keikutsertaan pada program kesehatan BPJS, penciptaan lapangan pekerjaan dan lainnya,” jelas Erny Tumundo.

Terkait aspirasi agar Pemprov Sulut memediasi permasalahan pedagang RSUP Kandou, pedagang Pasar Bahu dan Pasar Sagerat Bitung, Erny Tumundo janji akan menyampaikan kepada Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw.

“Saya akan sampaikan dan jika sudah mendapatkan petunjuk dari pimpinan (Gubernur) akan disampaikan kepada teman-teman buruh untuk ditindaklanjuti,” tukas Erny Tumundo.

(YerryPalohoon)

Baca Juga:  Lawan Terorisme, Walikota Mokoginta Ajak Pererat Persatuan