BKKBN Sulut Ikut Sukseskan Program BANGGA KENCANA

MANADO,Manadonews.co.id-Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut mendukung penuh program BANGGA KENCANA (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) Tahun 2020.

Hal tersebut diutarakan Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Sulut Ir Diano Tino Tandaju MErg di sela mengikuti Pra Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Rakornis Program BANGGA KENCANA, di Auditorium Kantor BKKBN Pusat, Jakarta Timur, Selasa (11/2/2020).

“Ini adalah bentuk perwujudan dukungan komitmen baik dari internal BKKBN maupun pemangku kebijakan (stakeholders) dan mitra kerja kepada Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKBPK),” ujar Tandaju, didampingi Sekretaris BKKBN Sulut Ir Ronny Sumilat serta Kabid Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga Sitti Kamlah Takalamingan SSos MAP.

Dalam sambutannya, Kepala BKKBN RI dr Hasto Wardoyo SpOG(K) diwakili Sekretaris Utama H Nofrijal SP MA, Rakernas diawali dengan Pra Rakernas untuk membahas hasil-hasil penelitian tahun 2019, evaluasi pencapaian program tahun 2019, serta isu-isu strategis tahun 2020.

Berbagai pencapaian atas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Strategis (Renstra) III Tahun 2015-2019 hendaknya menjadikan kita mawas diri dalam menghadapi RPJMN dan Renstra IV Tahun 2020-2024.

Baca Juga:  Tokoh Masyarakat Jaton Temui Bupati Minahasa

Pencapaian kinerja BKKBN Tahun 2019 yaitu (1) angka total fertilitas 2,45 dari target 2,28; 2) penggunaan kontrasepsi modern 54,97 persen dari target 61,3 persen; 3) kebutuhan KB yang tidak terpenuhi (unmet need) 12,1 persen dari target 9,9 persen; 4) tingkat putus pakai kontrasepsi 29 persen dari target 24,6 persen; 5) Peningkatan pengguna KB MKJP 24.6 persen dari target 23.5 persen serta 6) ASFR 33 dari target 38 per 1000 perempuan usia 15-19 tahun.

RPJMN Tahun 2020-2024 telah disahkan melalui Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024. Arah kebijakan nasional adamlah ‘Indonesia berpenghasilan menengah-tinggi yang sejahtera, adil dan berkesinambungan’, yang diharapkan akan dapat dicapai melalui strategi prioritas pembangunan nasional.

BKKBN mendukung 2 (dua) agenda pembangunan/Prioritas Nasional yaitu ‘Meningkatkan SDM Berkualitas dan Berdaya Saing’ serta ‘Revolusi Mental dan Pembinaan Ideologi Pancasila untuk Memperkukuh Ketahanan Budaya Bangsa dan Membentuk Mentalitas Bangsa yang Maju, Modern dan Berkarakter’.

Dalam prioritas nasional meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, BKKBN memiliki peran pengendalian penduduk dan penguatan tata kelola kependudukan, dengan penekanan pada penguatan koordinasi, olaborasi, dan sinkronisasi antar-kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta pemangku kepentingan dalam pengendalian penduduk dan tata kelola kependudukan. BKKBN masuk pada kegiatan prioritas pemaduan dan sinkronisasi kebijakan pengendalian penduduk.

Baca Juga:  Kelurahan Kakaskasen Tiga Gelar Musrenbang 2017

Peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan, dengan penekanan pada penguatan pelayanan kesehatan dasar (Primary Health Care) dan peningkatan upaya promotif dan preventif didukung oleh inovasi dan pemanfaatan teknologi. emudian BKKBN masuk di dalam kegiatan prioritas Peningkatan Kesehatan Ibu Anak, KB dan Kesehatan Reproduksi.

Dalam prioritas nasional Revolusi Mental dan Pembinaan Ideologi Pancasila, dengan penekanan pada upaya untuk memperkukuh ketahanan budaya bangsa untuk membentuk mentalitas bangsa yang maju, modern, dan berkarakter, BKKBN masuk dalam kegiatan proritas revolusi mental dalam sistem sosial yang fokus pada penguatan ketahanan keluarga.
(Ben)

Tags: